Kehadiran ASN Papua Barat Capai 80 Persen

MANOKWARI papuabaratnews.co – Tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat mencapai 80 persen. Jumlah ini meningkat siginifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Itu setelah pemerintah Pemrov Papua Barat menerapkan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP), sehingga tingkat kehadiran meningkat.

Kepala Inspektorat Provinsi Papua Barat Sugiono mengatakan, meningkatnya kehadiran ASN Papua Barat seiring dengan diterapkannya tunjangan penghasilan pegawai (TPP).

“Pemrov Papua Barat sudah menerapkan TPP tersebut, kita berharap ke depan tingkat kehadiran ASN terus mengalami peningkatan sampai 90 persen,” ujar Sugiyono kepada Papua Barat News, Jumat (3/8).

Dia menegaskan, dengan diterapkannya TPP itu, maka tidak ada lagi alasan bagi pegawai (ASN) untuk malas-malasan masuk kantor.

“Jika pegawai tidak pernah masuk ke kantor akan diberikan sanksi berupa pemotongan gaji sekitar 50 persen, namun jika rajin masuk kantor akan menerima gaji utuh,” kata Sugiono.

Dikatakannya, dalam pemeberian sanksi dan reward pihaknya tetap mengacu  pada aturan berlaku, yaitu Undang-Undang ASN. Bagi ASN jarang masuk ke kantor pasti diberikan sanksi, sebaliknya yang rajin akan diberikan penghargaan baik kenaikan pangkat, gaji serta penghargaan lainnya.

“ASN diwajibkan untuk  mengisi absen tersebut, karena laporan absen itu nanti akan dilaporkan ke BKD Provinsi Papua Barat. Laporan OPD itu selanjutnya diserahkan BKD kepada BPKAD untuk menerbitkan jumlah anggaranya,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Provinsi Papua Barat, Dominggus Mandacan meminta semua ASN dan pimpinan OPD Pemrov Papua Barat tetap menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Untuk itu domingus berharap seluruh ASN untuk terus meningkatkan disiplin dan etos kerja.

Gubernur minta setiap ASN memiliki rasa tanggung jawab dan menjadi contoh teladan yang baik bagi masyarakat.

“Sebenarnya kita malu karena gaji setiap bulan menggunakan uang rakyat melalui retribusi dan pajak. Karena itu, saya berharap seluruh OPD dan staf pegawainya agar lebih proaktif memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Sebab tanpa dukungan masyarakat maka program kerja yang dicanangkan tidak akan berjalan dengan optimal,” pungkasnya. (PB14)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: