Kementerian PUPR Siap Bantu Pemkab Kaimana Sediakan Fasilitas Air Bersih

KAIMANA – Bupati Kaimana Freddy Thie mengatakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siap membantu Pemerintah Kabupaten Kaimana menyediakan fasilitas air bersih yang berkualitas untuk melayani kebutuhan warga Kota Kaimana.

Hal itu disampaikan Bupati Freddy Thie setelah sebelumnya ia bertemu Direktur Air Minum Anang Muchlis saat berkunjung ke Kantor Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, pada Jumat (16/9/2022).

Freddy Thie mengatakan, permasalahan air bersih untuk kebutuhan warga Kota Kaimana hingga kini belum terselesaikan selama 19 tahun daerah itu menjadi kabupaten definitif, terpisah dari Kabupaten Fakfak.

“Kaimana sudah 19 tahun jadi kabupaten definitif, tapi masalah air ini masih terus ada. Padahal bendungan dan IPAL kami sudah punya. Bahkan sudah saya cek langsung jaringan pipa dari bendungan itu juga sudah ada,” kata Freddy.

Bupati Freddy mengaku sudah memerintahkan Dinas PUPR Kaimana untuk melakukan kajian guna mempercepat suplai air minum dari bendungan ke IPAL lalu menuju rumah warga di Kota Kaimana.

Hanya saja keinginan warga untuk segera menikmati air bersih terhambat lantaran aset yang ada tersebut belum diserahkan kepada Pemkab Kaimana.

“Aset air minum yang ada itu sampai hari ini belum diserahkan ke pemda sehingga kami tidak bisa lakukan intervensi pengelolaan maupun perawatannya,” ujar Freddy.

Lantaran ketidakjelasan pengelolaan aset air minum di Kaimana tersebut, menurut dia, jaringan pipa yang ada tidak terawat dan banyak di antaranya yang tidak lagi berfungsi sehingga air tidak dapat mengalir dari IPAL ke rumah warga.

Bupati Freddy menyebut, Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Anang Muchlis menyatakan jajarannya siap mengalokasikan anggaran operasional untuk membantu menuntaskan permasalahan suplai air bersih ke Kota Kaimana dan rumah-rumah penduduk.

“Direktur Air Minum berharap penanganan air bersih di Kaimana tidak hanya bergantung pada Kementerian PUPR tapi juga harus ada dukungan dan kolaborasi dari Pemkab Kaimana, terutama masalah lahan dan pengalihan tenaga dari Fakfak,” kata Freddy.

Pasca pertemuan itu, kata Freddy, tim perencanaan penataan Kaimana sudah bekerja dimulai dengan penataan Taman Jokowi-Iriana, Taman JK, serta jalan lingkungan dan drainease Kota Kaimana sepanjang 5 kilometer. (PBN)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: