Kepala Daerah Terpilih Diharapkan Perhatikan Disabilitas

MANOKWARI, papuabaratnews.co Keberadaan penyandang disabilitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara termasuk di wilayah Papua Barat pada umumnya dan Manokwari khususnya perlu mendapatkan pengakuan dan perhatian.

Ketua Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pusat Pemilihan Umum Akses Disabilitas (PPUAD) Provinsi Papua Barat, Maria Roslinde Minis mengatakan, sebagai warga negara Indonesia dan masyarakat Papua, penyandang disabilitas merupakan kelompok yang sering diabaikan hampir dalam setiap aspek pembangunan. Olehnya, pihaknya meminta kepada Kepala Daerah yang akan terpilih dalam kontestasi Pilkada di 9 Kabupaten/Kota se-Papua Barat agar tetap memperhatikan kelompok disabilitas yang ada di daerah ini.

“Dalam setiap momentum Pilkada, banyak kandidat yang berbicara tentang kaum disabilitas. Tapi dalam kenyataannya, tidak ada aksi nyata setelah mereka terpilih,” ujarnya kepada Papua Barat News di Manokwari, Sabtu (10/1010/2020).

Menurut Maria, keberadaan penyandang disabilitas tidak boleh dipandang sebelah mata karena mereka juga memiliki hak yang sama sebagai warga bangsa dan masyarakat Papua Barat sekalipun kondisi fisik dan psikis mereka berbeda dengan masyarakat pada umumnya.

“Selama ini, kelompok ini seringkali dimarjinalkan karena dianggap tidak memberikan banyak kontribusi bagi daerah,” ungkapnya.

Padahal menurut dia, jika ada pemimpin yang peka dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap keberadaan orang-orang yang berkebutuhan khusus tersebut, pihaknya yakin pasti akan ada kontribusi positif yang bisa diberikan kepada daerah ini.

Kepedulian tersebut, kata Maria, bisa ditunjukkan dengan memberikan pelatihan atau bimbingan keterampilan kepada para penyandang disabilitas. Keterampilan tersebut dapat berupa membuat noken, atau kuliner bermuatan lokal lainnya sehingga mereka dapat berkembang dengan keberadaan mereka yang tidak bisa menjalani kehidupan normal sebagaimana masyarakat lainnya.

“Dengan menguasai keterampilan seperti itu, kami yakin para penyandang disabilitas bisa memiliki penghasilan sendiri dan bisa berkembang,” kata dia. (PB25)

**Artikel ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News edisi Senin 12 Oktober 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: