Kualitas dan Kuantitas Infrastruktur Hambat Pelayanan Masyarakat

RANSIKI, papuabaratnews.co – Kualitas dan kuantitas infrastruktur masih menjadi penghambat pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel). Karenanya, pemerintah diharapkan untuk terus meningkatkan perannya dalam pembangunan infrastruktur, khususnya infrastruktur dasar, seperti jalan dan jembatan serta pendidikan dan kesehatan.

Kepala Distrik Isim, Agustinus Iba mengatakan luas wilayah dan jauhnya pusat kabupaten dari Distrik Isim, juga belum membaiknya infrastruktur dasar, mengakibatkan pelayanan pemerintahan maupun kesehatan belum berjalan maksimal.

“Bilamana ada warga masyarakat yang sakit, seharusnya dievakuasi dengan kendaraan. Namun pada kenyataannya mereka terpaksa harus berjalan kaki 20-30 kilo meter ke ibu kota distrik atau ke puskesmas terdekat yang jaraknya bisa mencapai 3 km untuk mendapat pelayanan kesehatan,” ujar Agustinus.

Untuk itu, Agustinus berharap adanya perbaikan infrastruktur jalan, terutama jalan yang ditangani pemerintah provinsi.

“Selain jalan, banyak jembatan penghubung antar kampung yang kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Kami berharap segera dilakukan perbaikan,” katanya.

Menurut Agustinus, pemerintah dan negara harus menjadi yang terdepan dalam seluruh pembangunan infrastruktur. Sebab, tanpa peran pemerintah sukar untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur di daerah setempat. Sebab, banyak persoalan yang dihadapi dalam pembangunan infrastruktur, yang memerlukan keterlibatan pemerintah dalam mengatasinya. (PB4)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: