Masyarakat Wajib Miliki Dokumen Kependudukan

MANOKWARI – Seluruh warga negara Indonesia wajib memiliki dokumen kependudukan. Terutama kartu tanda penduduk (KTP) yang merupakan dokumen wajib yang harus dimiliki oleh penduduk (masyarakat) sebagai identitas diri.

“Tekad kami kedepan semua masyarakat Manokwari sudah harus memiliki dokumen kependudukan. Karena mau mengurus apapun harus menggunakan KTP. Manusia wajib memiliki identitas, kasihan jika tidak memiliki identitas,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Manokwari, Rustam Efendi kepada Papua Barat News belum lama ini.

Sementara itu, Rustam menyebutkan bahwa tercatat sebanyak sekitar 48.000 data penduduk di Distrik Manokwari Barat non aktif. Selain itu, sebagian besar penduduk diatas usia 23 tahun juga belum melakukan perekaman e-KTP.

Untuk itu, kata Rustam, pihaknya tengah berupaya memaksimalkan pelayanan dengan sistem ‘jemput bola’, dengan upaya yang dilakukan ini diharapkan semua masyarakat Manokwari baik yang berada diwilayaj kota maupun kampung dapat memiliki dokumen kependudukan.

Ia juga memastikan bahwa semua pelayanan yang dibetikan tidak dipungut biaya (gratis).

“Semua pelayanan kami tidak dipungut biaya (gratis). Semua akan kami terbitkan, asalkan masyarakat juga melapor ke kami. Kendalanya kesadaran masyarakat masih cukup rendah tentang betapa pentingnya dokumen kependudukan, terutama kepemilikan KTP elektronik,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa pengurusan dokumen kependudukan di Dukcapil Manokwari tidak memerlukan waktu yang cukup lama. Masyarakat hanya cukup mengantre beberapa jam.

“Untuk mengurus dokumen kependudukan di dukcapil sebenarnya hanya hitungan jam, tetapi karena banyak yang dilayani sehingga membutuhkan waktu cukup lama  sekira 2 hingga 3 jam,” sambung Rustam.

Ia juga meminta masyarakat agar tidak menggunakan jasa calo dalam pengurusan dokumen kependudukan.

“Dan harus sabar, tidak perlu pakai calo. Karena saat ini banyak tumpukan dokumen yang belum diambil oleh pemiliknya, dan semua pelayanan disini gratis dan jangan menggunakan calo. Karena banyak kasus terjadi kesalahan saat penginputan,” tegasnya.

Rustam berharap masyarakat dapat segera mengurus dokumen kependudukannya tanpa menggunakan jasa perantara. Termasuk masyarakat Manokwari yang memiliki kartu keluarga (KK) lama dan ingin mengganti dengan KK yang baru (barcode), dengan wajib melampirkan surat nikahnya.

“Yang merasa dirinya belum memiliki dokumen kependudukan untuk datang ke dukcapil, kami akan layani dengan baik. Untuk KK, jika tidak melampirkan surat nikah, maka akan tercantum dalam KK, kawin tidak tercatat,” pungkas Rustam. (PB19)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: