NTP Papua Barat Naik Tipis pada Oktober 2021  

Manokwari, PB News – Nilai tukar petani (NTP) di Provinsi Papua Barat pada Oktober 2021 naik tipis 0,20 persen (mtm) jika dibandingkan NTP bulan sebelumnya.
Yaitu dari 101,04 naik menjadi 101,25.
Kenaikan ini disebabkan indeks harga hasil produksi pertanian meningkat 0,19 persen (mtm). Sedangkan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi rumah tangga petani ataupun biaya produksi mengalami penurunan 0,02 persen (mtm).
“Indeks yang diterima petani sebesar 108,33 dan indeks harga yang dibayar petani hanya 107,00,” ucap Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Papua Barat Hendra Wijaya saat menggelar konferensi pers, Senin (1/11/2021).
Apabila ditinjau per subsektor, sambung dia, ada tiga subsektor yang mengalami peningkatan NTP. Meliputi subsektor tanaman pangan naik 0,19 persen, subsektor perikanan tangkap 1,26 persen dan subsektor perikanan budidaya 0,03 persen. Sementara subsektor yang mengalami penurunan NTP adalah tanaman perkebunan rakyat -0,19 persen, hortikultura -0,01 persen, dan subsektor peternakan -0,01 persen.
“Ada tiga NTP subsektor yang naik, dan tiga lainnya turun,” ucap dia.
Hendra melanjutkan, NTP Papua Barat dari Januari hingga Oktober 2021 dibandingkan Januari hingga Oktober tahun 2020, turun 0,05 persen (yoy). Penurunan terbesar terjadi pada subsektor perikanan tangkap -2,02 persen.
“NTP Januari sampai Oktober 2021 tertinggi terjadi pada subsektor peternakan yaitu 105,17 dan terendah subsektor perikanan tangkap yakni 93,81,” jelas dia.
Selain itu, kata dia, nilai tukar usaha pertanian (NTUP) periode Oktober 2021 meningkat 0,11 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya.
“NTP Papua Barat menempati peringkat ke 8 dari 10 provinsi yang ada di Sulampua (Sulawesi, Maluku dan Papua),” ucap Hendra.

Inflasi pedesaan -0,04 persen
Indeks konsumsi rumah tangga di pedesaan (inflasi) pada Oktober 2021 sebesar -0,04 persen. Hal ini dipicu oleh turunnya indeks pada kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau.
Sementara kelompok lainnya mengalami peningkatan indeks yaitu pakaian dan alas kaki, perumahan, perlengkapan, kesehatan, transportasi, perawatan pribadi. (PB15)

**Berita ini telah terbit di Harian Papua Barat News, edisi Jumat 5 November 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: