OPD Diminta Pahami Siklus Keuangan Daerah

RANSIKI – Sekda Manokwari Selatan (Mansel) Hengky Tewu meminta agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar memahami siklus keuangan daerah.

Kata Tewu, hal ini guna tidak terjadinya kesalahan prosedur dalam mekanisme penggunaan anggaran daerah. “Siklus keuangan ini harus dipahami, mulai dari penyusunan RAK, DPA, SPD, SPP, SPJTM-SPP, Lpj, TBP dan STS, SP2D, SPJTM-SPM hingga SPJ,” tuturnya, Senin (11/4/2022).

Dipaparkan Tewu, Rencana Anggaran Kas (RAK) harus diperhatikan setiap OPD, sehingga masuknya anggaran ke OPD bisa sesuai peruntukan serta waktu.

“Sama seperti ada Puskesmas, yang mengusulkan anggaran Rp 4,5 juta untuk mesin babat. Tapi RAK-nya diatur 12 bulan. Nanti Januari beli putar-putar dulu, baru lanjut lagi beli lainnya? Kan tidak bisa seperti itu. Alhasil, alat itu nanti dibeli di bulan 12 karena harus kumpul dulu anggarannya,” ungkapnya.

Tewu menegaskan, koordinasi peningkatan pemahaman terkait siklus keuangan daerah harus terus dilakukan.

“Memang ada OPD yang sudah cukup paham, tapi masih ada yang belum. Sebab itu kita harus terus melaksanakan dialog agar setiap OPD bisa memahami siklus keuangan daerah itu,” pungkasnya. (PB24)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: