Pemda Manowkari Salurkan Modal Usaha bagi Pelaku UKM OAP

MANOKWARI – Pemda Manokwari melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Manokwari menyalurkan stimulus berupa modal usaha sebesar Rp 3,33 miliar bagi 333 pelaku usaha kecil menengah (UKM) orang asli Papua (OAP) di Manokwari.

Kadis Perindagkop dan UKM Manokwari, Yan Ayomi mengatakan setiap pelaku usaha baik kelomok maupun perorangan mendapatkan bantuan stimulus sebesar Rp10 juta dalam bentuk tabungan rekening usaha.

“Stimulus bagi para pelaku UKM OAP ini dimaksudkan untuk bantu memutar roda perekonomian masyarakat terutama bagi OAP,” ujar Yan Ayomi di Manokwari, Jumat (14/10/2022).

Dikatakan, stimulus bagi pelaku UKM OAP merupakan program Bupati Manokwari, Hermus Indou yang melihat bahwa pemberian bantuan selama ini tidak berlanjut yang artinya penggunaannya tidak sesuai peruntukan.

“Stimulus tersebut bersumber dari dana otonomi khusus (Otsus) sehingga peruntukannya juga kembali kepada orang asli Papua,” jelasnya.

Selama ini, ada anggapan bahwa pemerintah tidak mengelola dana otonomi khusus dengan baik. Sehingga pemberian stimulus merupakan bentuk perhatian dari Pemda Manokwari melalui Disperindagkop dan UKM yang ingin merubah pola pikir bahwa peruntuakn dana otsus untuk OAP.

“Kami berharap stimulus bagi pelaku UKM bisa berkembang dan membantu perekonomian masyarakat,” terangnya.

Ia berharap stimulus bagi pelaku UKM bisa memicu produktifitas daerah yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan berdampak pada perekonomian nasional.

“UKM bisa berproduksi dan pemicu untuk berusaha,” sebutnya.

Ia menerangkan, sebelum melakukan pencairan tabungan rekening usaha tersebut, pihaknya memberikan pembekalan yang berkaitan pemanfaatan dana tersebut. Dari pemanfaatan dana tersebut, akan kembali ke rekening usaha sehingga akan terbaca perputaran uang stimulus bagi para pelaku UKM di perbankan.

“Para pelaku UKM mengambil tabungan rekening usaha mengibaratkan sebagai kredit dan berusaha mengembalikan sehingga pola pikir usaha OAP ini bisa berubah,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Manokwari Hermus Indou berkomitmen untuk memperhatikan para pelaku UKM di Manokwari. Bantuan tersebut bisa digunakan sebaik-baiknya.

“Jangan sampai bantuan yang diberikan ini tidak bisa dikembangkan. Kita orang Papua harus bisa berubah.”

“Kita buktikan dengan prinsip ekonomi dengan modal sekecil-kecilnya bisa mendapatkan untung sebesar-besarnya,” tandasnya. (PB19)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: