PPDB di SMAN 1 Manokwari Dilakukan Secara Online

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada SMA Negeri 1 Manokwari tahun pelajaran 2021/2022 dilakukan secara online. Pelaksanaan PPDB langsung dibawah koordinasi langsung Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat.

“Pelaksanaan pendaftaran akan dibuka mulai 21 Juli sampai dengan 26 Juli 2021. Calon peserta didik langsung mendaftar pada website http://ppdb.disdikpabar.id,” ujar Kepala SMA Negeri 1 Manokwari Lucinda P. Mandobar kepada Papua Barat News di Manokwari, Selasa 15 Juni 2021.

Dia mengatakan, PPDB pada lembaga pendidikan yang dipimpinnya tersebut terdiri dari empat jalur. Hal itu dilakukan berdasarkan Petunjuk Teknis (Juknis) yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat. Keempat metode atau jalur pendaftaran dimaksud adalah jalur zonasi dengan jatah sebesar 50 persen, jalur prestasi sebesar 30 persen, jalur afirmasi sebesar 15 persen dan jalur perpindahan orang tua sebesar 5 persen.

“Para Calon peserta didik hanya dapat memilih satu dari empat jalur ini,” kata dia.

Menurut dia, kuota PPDB yang akan diterima pada tahun pelajaran 2021/2022 sebanyak 288 orang. Nantinya, jumlah tersebut akan dibagi dalam 8 rombongan belajar. Dari kuota penerimaan sebanyak 288 orang, maka pembagian berdasarkan prosentase adalah jalur zonasi 144 orang, jalur prestasi 86 orang, jalur afirmasi 43 orang dan jalur perpindahan orang tua 15 orang.

“Panitia sudah kita bentuk. Hanya saja teknis pelaksanaannya seperti apa, kami belum ada pertemuan dengan Dinas. Kemungkinan dalam minggu ini,”  ungkapnya.

Dia menuturkan, pihaknya juga sedang berupaya melakukan koordinasi ke Dinas Pendidikan agar apabila kuota tersebut sudah terisi maka tahapan pendaftaran bisa langsung kita tutup. Hal tersebut dilakukan guna menghindari timbulnya persoalan di kemudian hari.

“Karena melihat animo masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya di SMA Negeri sangat tinggi. Jadi apabila pada hari pertama pendaftaran kuotanya sudah penuh maka kita tutup. Tapi ini belum kami bicarakan ke Dinas,” terang Lucinda.

Dikonfirmasi perihal biaya PPDB, dirinya menegaskan bahwa tidak ada biaya apapun yang diberlakukan oleh pihak sekolah. Karena pendaftaran hanya dilakukan secara online dan berada di bawah koordinasi langsung Dinas Pendidikan.

“Kami tidak memungut biaya sama sekali. Hanya nanti setelah diterima, baru ada biaya yang berhubungan dengan seragam dan lain sebagainya,” pungkasnya. (PB25)

 

**Berita ini Telah Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 16 Juni 2021

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: