Ratusan Polisi Bersiaga Jelang Kedatangan Pj Gubernur Papua Barat

MANOKWARI – Ratusan personel dari Kepolisian Resor Manokwari akan diterjunkan untuk melakukan pengamanan, saat Penjabat Gubernur Papua Barat tiba di wilayah setempat.

Rencananya, Paulus Waterpauw selaku Penjabat Gubernur akan tiba di Manokwari, Rabu (hari ini, red).

“Jumlah personel kami siapkan kira-kira 150 orang,” ujar Kepala Polres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom, ketika dikonfirmasi awak media, Selasa (17/5/2022).

Ratusan personel, sambung dia, disebar ke sejumlah titik seperti Bandara Rendani hingga Kantor Gubernur Papua Barat.

Namun, kepolisian hingga kini masih melakukan koordinasi dengan Sekretariat Daerah Papua Barat, terkait jadwal keberangkatan Penjabat Gubernur dari Jakarta ke Manokwari.

“Kami tunggu rundown dari rumah tangga gubernur,” ucapnya.

Kapolres memastikan bahwa situasi dan kondisi Kota Manokwari menjelang tibanya penjabat gubernur, tetap kondusif.

Aksi protes sejumlah masyarakat beberapa waktu lalu atas pelantikan Paulus Waterpauw sebagai Penjabat Gubernur, berhasil disterilkan oleh aparat keamanan.

“Situasi sampai sekarang sangat kondusif. Kami akan berikan pola pengamanan yang terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, mantan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan memastikan untuk ikut serta dalam acara penjemputan penjabat.

“Kami siap menjemput penjabat gubernur di Bandara Rendani nantinya ketika tiba di Manokwari bersama rombongan,” ujar Dominggus.

Sebagai Kepala Suku Besar Arfak, Dominggus meminta agar seluruh elemen masyarakat mendukung keputusan Presiden Jokowi yang menunjuk Paulus Waterpauw. Oleh sebab itu, masyarakat diminta hentikan aksi protes hingga blokade jalan.

“Mari kita tunggu penjabat dilantik, ketika sampai di Manokwari, mari kita sambut dengan baik dan kita dukung,” pungkas Dominggus Mandacan.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melantik Paulus Waterpauw sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat, Kamis (12/5/2022). Paulus saat ini menduduki jabatan Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasna Perbatasan di Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) Kemendagri.

Dalam sambutannya, Tito berpesan kepada Paulus Waterpauw untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan di Papua Barat. Penjabat gubernur merupakan perwakilan pemerintah pusat di daerah. Stabilitas politik dan keamanan penting dijaga agar program pembangunan dapat berjalan dengan baik.

“Bangun komunikasi secara baik dengan forum komunikasi pimpinan daerah atau Forkompinda baik TNI, Polri serta kepala daerah tingkat dua,” pesan Tito dalam acara pelantikan yang disiarkan langsung melalui akun YouTube Kemendagri.

Selain itu, Paulus diminta untuk memperhatikan program-program yang menjadi atensi pemerintah secara nasional di Papua Barat. Terutama penanganan pandemi COVID-19 serta percepatan pemulihan ekonomi daerah.

Kemudian, realisasi belanja APBD dengan melibatkan sektor swasta dan UMKM harus digenjot demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

“Penjabat gubernur jangan hanya duduk di kantor tetapi turun langsung ke masyarakat untuk melihat permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat,” tegas Tito Karnavian. (PB15)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: