Upaya Untuk Mengakomodir OAP Jadi Polisi

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat terus berupaya agar orang asli Papua (OAP) di wilayah setempat dapat terakomodir menjadi anggota Polri dalam perekrutan anggota baru setiap tahun. Untuk merealisasikan upaya tersebut maka, pihak Polda Papua Barat telah memformulasikan aturan kebijakan keberpihakan (Affirmative action), dengan persentase penerimaan 60 persen dari OAP dan sisanya 40 persen diberikan kepada non-OAP (umum).

Kepala Polda Papua Barat Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak, mengatakan, dengan kuota 60 persen itu menjadi bukti keberpihakan Polri memberikan ruang bagi putra putri asli Papua yang ingin berkecimpung di institusi Polri.

Selain itu, proses rekrutmen yang diselenggarakan setiap tahun dipastikan berjalan sangat transparansi dan akuntabel.

“Diupayakan sebanyak-banyaknya OAP bisa menjadi anggota Polri dan proses rekrutmen itu sudah sangat transparan. Tidak ada lagi yang pakai bayar-bayar,” ujar Kapolda pekan lalu.

Sementara itu, Karo SDM Polda Papua Barat Kombes Pol Albertus Bambang Indrata, menjelaskan, kuota kirim sesuai dengan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) adalah Akademi Polisi (Akpol) 8 orang, Tamtama 11 orang, dan Bintara 232 orang.

Akan tetapi, kuota yang sebenarnya akan dikeluarkan oleh Mabes Polri menjelang akhir tahapan dari seluruh proses seleksi yang telah dilaksanakan.

“Disesuaikan dengan yang masih tersisa sama alokasi anggaran. Jadi kuota yang sekarang itu kuota penyelenggaraan saja, artinya bisa berkurang dan bisa  juga bertambah,” jelas dia, saat dikonfirmasi awak media, Senin (27/5/2019).

Penerimaan calon siswa (Casis) Polri ini dimulai sejak 25 Maret 2019 lalu, dan sekarang tahapan seleksi sudah sampai pada pemeriksaan kesehatan (Rikkes) II.

“Kalau Akpol, tahapan Rikkes II sudah selesai,” ucap Albertus.

Berikut data tahapan seleksi:

Tamtama  

  1. Pemeriksaan administrasi awal

*Jumlah peserta : 81 orang (58 OAP dan 23 non OAP)

*Tidak memenuhi syarat : 19 orang (17 OAP dan 2 non OAP)

*Yang memenuhi syarat : 62 orang (41 OAP dan 21 non OAP)

  1. Pemeriksaan kesehatan I

*Jumlah peserta : 62 orang (41 OAP dan 21 non OAP)

*Tidak memenuhi syarat : 24 orang (15 OAP dan 9 non OAP)

*Penuhi syarat: 38 orang (26 OAP dan 12 non OAP)

III. Uji Jasmani

*Jumlah peserta : 38 orang (26 OAP dan 12 non OAP)

*Tidak penuhi syarat : 4 orang (1 OAP dan 3 non OAP)

*Penuhi syarat : 34 orang (25 OAP dan 9 non OAP)

  1. Psikologi I

*Jumlah peserta : 34 orang (25 OAP dan 9 non OAP)

*Tidak penuhi syarat : 13 orang (13 OAP).

*Penuhi syarat : 21 orang (12 OAP dan 9 non OAP)

  1. Akademik

*Jumlah peserta : 21 orang (12 OAP dan 9 non OAP)

*Tidak penuhi syarat : 4 orang (2 OAP dan 2 non OAP)

*Penuhi syarat : 17 orang (10 OAP dan 7 non OAP)

  1. Pemeriksaan kesehatan II (Sedang berjalan)

Bintara

  1. Pemeriksaan administrasi awal
  • Jumlah peserta : 1.021 orang (OAP 400 dan non OAP 621)

  • Tidak penuhi syarat : 153 orang (OAP 57 dan non OAP 96)

  • Penuhi syarat : 868 orang (OAP 343 dan non OAP 525)

  1. Pemeriksaan kesehatan I
  • Jumlah Peserta : 868 orang (OAP 343 dan non OAP 525)

  • Tidak penuhi syarat : 265 orang (OAP 114 dan non OAP 151

  • Penuhi syarat : 603 orang (OAP 229 dan non OAP 374)

III. Uji Jasmani

  • Jumlah peserta : 603 orang (OAP 229 dan non OAP 374)

  • Tidak penuhi syarat : 91 orang (OAP 26 dan non OAP 65)

  • Penuhi syarat : 512 orang (OAP 203 dan non OAP 309)

  1. Psikologi tahap I
  • Jumlah Peserta : 512 orang (OAP 203 dan non OAP 309)

  • Tidak penuhi syarat : 156 orang (OAP 63 dan non OAP 93)

  • Penuhi syarat : 356 orang (OAP 140 dan non OAP 216)

  1. Akademik
  • Jumlah peserta : 356 orang (OAP 140 dan non OAP 216)

  • Tidak penuhi syarat : 48 orang (OAP 19 dan non OAP 29)

  • Penuhi syarat : 308 orang (OAP 121 dan non OAP 187)

  1. Pemeriksaan kesehatan II (Sedang berjalan)

Taruna Akpol

  1. Pemeriksaan administrasi awal
  • Jumlah peserta : 78 orang (OAP 36 dan non OAP 42)

  • Tidak memenuhi syarat : 10 orang (OAP 8 dan non OAP 2)

  • Penuhi syarat : 68 orang (OAP 28 dan non OAP 40)

  1. Pemeriksaan kesehatan I
  • Jumlah peserta : 68 orang (OAP 28 dan non OAP 40)

  • Tidak penuhi syarat : 30 orang (OAP 12 dan non OAP 18)

  • Penuhi syarat : 38 orang (OAP 16 dan non OAP 22)

III. Uji jasmani

  • Jumlah peserta : 38 orang (OAP 16 dan non OAP 22)

  • Tidak penuhi syarat : 8 orang (OAP 3 dan non OAP 5)

  • Penuhi syarat : 30 orang (OAP 13 dan non OAP 17)

  1. Psikologi tahap I
  • Jumlah peserta : 30 orang (OAP 13 dan non OAP 17)

  • Tidak penuhi syarat : 5 orang ( OAP3 dan non OAP 2)

  • Penuhi syarat : 25 orang (OAP 10 dan non OAP 15)

  1. Akademik
  • Jumlah peserta : 25 orang (OAP 10 dan non OAP 15)

  • Tidak penuhi syarat : 9 orang (non OAP)

  • Penuhi syarat : 16 orang (10 OAP dan 6 non OAP)

  1. Pemeriksaan kesehatan II
  • Jumlah peserta : 16 orang (10 OAP dan 6 non OAP)

  • Tidak penuhi syarat : 5 orang (OAP 4 dan non OAP 1)

  • Penuhi syarat : 11 orang ( OAP 6 dan non OAP 5).(PB15)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: