Wakajati : Pemimpin Harus Bisa Jadi Contoh

MANOKWARI, papuabaratnews.coWakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Papua Barat Witono mengatakan, para pemimpin di daerah harus menjadi contoh bagi masyarakat terkait rencana vaksinasi yang rencananya dimulai pada Kamis (14/1/2021) mendatang.

“Kalau pemimpinnya lebih dahulu divaksin, pasti bawahannya juga akan ikut,” ujarnya kepada awak media di Manokwari, Sabtu (9/1/2021).

Dia mengatakan, saat ini ada banyak informasi bohong yang beredar di kalangan masyarakat tentang dampak buruk yang dihasilkan oleh pemberian vaksin tersebut. Oleh karena itu, untuk mematahkan informasi yang belum bisa dipertanggungjawabkan tersebut, para pemimpin harus menjadi contoh dalam menerima vaksin.

“Dengan begitu kita bisa redam hoax yang beredar,” kata dia.

Menurut Witono, vaksin produksi Sinovac sudah mendapatkan pengakuan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai vaksin yang halal. Hal tersebut menandakan, vaksin yang akan digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia sudah diuji secara klinis dan ilmiah. Masyarakat tidak perlu lagi merasa takut akan akibat yang ditimbulkan.

“Sudah ada pengakuan dari MUI bahwa vaksin ini halal. Itu berarti kita sudah tidak perlu takut lagi,” kata dia.

Dirinya meyakini bahwa dengan adanya  pemberian vaksin kepada para pemimpin baik di instansi pemerintah maupun pemimpin agama dan adat, akan memberikan pengaruh yang besar kepada masyarakat.

“Saya yakin nanti orang pasti akan berebut untuk divaksin,” pungkasnya. (PB25)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News edisi Selasa 12 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: