Waterpauw ‘Cuci Gudang’ Dinas PUPR Papua Barat

MANOKWARI – Sebulan dilantik sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw melakukan perombakan besar-besaran di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Barat.

Tidak hanya Kepala Dinas PUPR Papua Barat, Heri G. Saflembolo, Paulus Waterpauw juga menggantikan Kabid Cipta Karya PUPR, Kabid Bina Marga PUPR, dan Kabid Penataan Ruang PUPR.

Sebagai pengganti Heri Saflembolo, Waterpauw menunjuk dan melantikan Yohanis Momot sebagai Sekretaris Dinas PUPR sekaligus menjabat Plt. Kadis PUPR Papua Barat.

Dalam kesempatan yang sama, Waterpauw juga melantik 37 pejabat di antaranya 19 pejabat administrator, 15 pejabat pengawas dan 3 pejabat fungsional. Ketiga pejabat fungsional diantaranya Plt. Kepala Dinas PUPR, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, dan Plt. Kepala Biro Hukum Setda Papua Barat.

Waterpauw memastikan bahwa pemberhentian Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat berdasarkan hasil evaluasi kinerja.

“Saya pikir itu dari evaluasi kinerja, jadi kami berhentikan” kata Waterpauw di Manokwari, Rabu (29/6/2022).

Ditanya lebih lanjut mengenai detail evaluasi kinerja dari Heri G. Saflembolo, Paulus Waterpauw enggan memberikan tanggapan.

Ia menjelaskan rotasi jabatan kali ini telah mendapatkan persetujuan dari menteri dalam negeri. “Dalam aturan, penjabat gubernur tidak boleh melakukan rotasi jabatan kecuali mendapatkan persetujuan,” jelasnya.

Dirinya mengungkapkan khusus yang dipromosikan pada jabatan yang baru, segera memahami tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

“Setelah dari hari ini ke depan harus  sudah memahami tupoksinya,” ungkapnya.

Menurutnya, apa yang telah ditugaskan negara kepada dirinya dalam waktu 1 hingga 2 tahun untuk bersama-sama membawa semangat guna mensukseskan program-program pemerintah dan negara.

“Saya berharap ada dukungan-dukungan yang kuat dari semuanya,” ucap Waterpauw.

Ia menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang tidak terlepas dari cobaan, tantangan dan godaan. Tetapi yang terpenting adalah kepercayaan dan harapan besar untuk melaksanakan tugas-tugas.

“Percayalah dengan dimulai dari sebuah tugas pokok itu biasanya muncul semangatnya otomatis kita akan dinilai bahwa bisa bekerja sangat luar biasa,” tegasnya. (PBN)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: