Inforial

233 Pengelola Home Stay Terima Bantuan Pendukung Operasional

MANOKWARI, papuabaratnews.co –  Sebanyak 233 pengelola rumah singgah (Home stay) kawasan pariwisata di tujuh daerah terima bantuan pendukungan operasional dari pemerintah Provinsi Papua Barat. bantuan diserahkan langsung oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan kepada perwakilan pengelola di Manokwari, Selasa (9/2/21).

Gubernur dalam sambutan mengatakan kucuran bantuan pendukungan operasional kepada 233 pengelola home stay sebagai bentuk perhatian pemerintah provinsi di tengah pandemi. Karena itu katanya, besar kecilnya bantuan yang diberikan tidak harus menjadi tolak ukur perhatian pemerintah.

Gubernur berharap bantuan pendukung operasional diharapkan membantu pengelola home stay di tengah gejolak pandemi Covid-19 yang berdampak pada lesunya sektor pariwisata.

“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian provinsi kepada pelaku pariwisata di daerah,” ujarnya.

Gubernur juga meminta agar pelatihan pengelolaan pariwisata rutin dilakukan kepada pengelola home stay. Pelatihan rutin akan menciptakan lahirnya pengelola sektor pariwisata yang handal dan profesional. Kenyamanan dan pelayanan lanjut dia, menjadi tolak ukur masuknya wisatawan baik lokal maupun internasional ke Papua Barat.

“Saya berharap agar ada pelatihan dan kursus pengembangan pengelolaan pariwisata rutin bagi mereka,”  terangnya.

Bantuan 233 bantuan pendukungan operasional diberikan ke daerah sesuai data jumlah pengelola home stay yang telah terdaftar. Paket bantuan pendukungan operasional berupa spring bed, alat kebersihan, ember, sapu, sabun, dan peralatan masak seperti kompor, kuali, serta peralatan makan di antaranya piring, sendok dan garpu.

Rincian jumlah penerima di antaranya,  Kabupaten Manokwari menerima sebanyak 10 paket, Teluk Wondama menerima 25 paket, Pegunungan Arfak menerima 3 paket, dan Tambrauw mendapat 21 paket. Sementara Kabupaten Sorong menerima 11 paket, Kota Sorong memperoleh 12 paket dan Raja Ampat memperoleh banyak dengan jumlah 151 paket.

“Kita terus berupaya agar pengelola sektor pariwisata mendapatkan perhatian serius dari pemerintah,” paparnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat, Yusak Wabia menuturkan penyaluran paket bantuan pendukungan operasional bagi pelaku wisata diberikan untuk tiga daerah yakni Manokwari, Pegunungan Arfak dan Manokwari Selatan. Bantuan pendukungan diharapkan mampu menjaga ketahanan pengelola situs wisata di tengah badai Covid-19.

“Bantuan ini adalah bentuk perhatian dan dukungan agar pelaku wisata tidak lumpuh,” paparnya.

Penyaluran bantuan paket pendukung kata Yusak,  dilakukan bersama dengan peresmian jembatan wisata Kwawi di keluarahan Pasir Putih, Distrik manokwari Timur. Jembatan wisata Kwawi diharapkan mampu mengurai kepadatan pengunjung yang hendak berwisata menuju pulau Mansinam. Jembatan Kwawi lanjut dia, dapat menjadi alternatif dermaga sandar bagi kapal laut di sekitar Teluk Doreri.

“Jembatan ini nantinya akan disempurnakan lagi sehingga dapat menampung banyak kapal saat 5 Februari,” pungkas mantan pjs Kabupaten Pegunungan Arfak. (PB22)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 10 Februari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.