Inforial

82 Nakes Sudah Dilayani Vaksin di Puskesmas Sanggeng

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Sebanyak 82 tenaga kesehatan (Nakes) sudah mendapatkan layanan imunisasi vaksin Covid-19 produksi Sinovac di Puskesmas Sanggeng Manokwari. Jumlah tersebut terhitung sejak hari pertama diselenggarakan setelah pencanangan oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Kamis (14/1/2021) lalu.

“Sejauh ini jumlah Nakes yang sudah kami layani mencapai 82 orang,” ujar Kepala Puskesmas Sanggeng dr. Yvonne F. Kalele kepada Papua Barat News di Manokwari, Selasa (2/2/2021).

Menurut dia, pelayanan vaksin yang disiapkan di puskesmas Sanggeng tidak terbatas untuk Nakes yang ada pada Puskesmas tersebut. Pihaknya juga menerima Nakes dari layanan yang lain yang memilih untuk mendapatkan pelayanan imunisasi vaksin tersebut pada Puskesmas yang dipimpinnya.

“Kami juga terbuka menerima Nakes dari layanan lain yang bersedia divaksin di Puskesmas kami,” katanya.

Pemberian dosis ke dua sudah berjalan

Dokter Yvonne mengatakan, saat ini pihaknya sudah mulai melayani pemberian vaksin dosis kedua kepada Nakes yang sebelumnya sudah menerima vaksin dosis pertama. Pelayanan vaksin dosis kedua tersebut sudah dilakukan sejak Sabtu (30/1/2020) yang disesuaikan dengan rentang waktu 14 hari dari pemberian vaksin hari pertama.

“Pelayanan tahap kedua sudah kita jalankan 3 hari termasuk hari ini,” kata dr Yvonne.

Meski demikian, pihaknya masih tetap membuka kesempatan bagi nakes yang belum mendapatkan pelayanan dosis pertama. Hal itu disebabkan banyak nakes yang sudah terdaftar tetapi tidak menadapatkan undangan vaksinasi.

“Mungkin mereka terkendala karena tidak mendapatkan undangan melalui SMS dari aplikasi tersebut,” kata dia.

Disebutkannya, pihaknya juga sudah mendapatkan data manual dari Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK) terkait tenaga kesehatan penerima vaksin. Data tersebut menjadi patokan bagi tim vaksinator dalam melakukan registerasi dan skrining bagi Nakes yang akan diimunisasi.

“Data manualnya sudah kami dapatkan dari SISDMK sehingga memudahkan kami dalam melakukan pelayanan,” ungkapnya.

Dirinya juga menyebutkan, sebagai bentuk apresiasi kepada Nakes yang sudah mendapatkan vaksin dosis kedua, pihaknya memberikan souvenir berupa masker. Pemberian souvenir tersebut juga sebagai bentuk edukasi untuk tetap menjalankan protokol kesehatan meskipun sudah mendapatkan vaksin.

“Ini sebagai bentuk edukasi bahwa 3M tidak boleh diabaikan,” pungkasnya. (PB25)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 3 Februari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.