Inforial

Anggaran Belum Tersalur, Tahapan Pilkam Dipastikan Molor

RANSIKI – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) Manokwari Selatan (Mansel) Yesaya Tuhepary mengungkapkan, tahapan Pemilihan Kepala Kampung (Pilkam) di Mansel harus mengalami keterlambatan.

Pasalnya kata Tuhepary, anggaran pelaksanaan Pilkam yang bersumber Dana Desa (Dandes) belum semuanya tersalurkan.

“Semua karena terkendala LPj tahap tiga 2021, sehingga pencairan tahap pertama 2022 baru beberapa kampung yang bisa. Sehingga pasti berpengaruh pada tahapan Pilkam di 57 kampung. Selain itu, kita juga ada kendala validasi berkas di tingkat kabupaten,” tuturnya, pekan lalu.

Dipaparkan Tuhepary, DPMK sendiri hanya menyiapkan anggaran sekira Rp200 juta untuk menunjang tahapan awal pada proses Pilkam.

“Itu hanya untuk dari kabupaten untuk digunakan untuk monitoring dan evaluasi. Tapi pelaksanaanya dititik beratkan pada alokasi dana kampung,” ujarnya.

Dalam waktu dekat jata Tuhepary panitia tingkat kabupaten akan melaksanakan pertemuan guna membahas beberapa poin pada pelaksanaan Pilkam.

“Contoh sudah ada calon yang sudah urus SKCK. Semua aturan itu ada di Perbup. Kita tim kabupaten sedang atur jadwal untuk pertemuan guna membahas beberapa poin,” terangnya. (PB24)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.