Inforial

Bantuan Turun, Warga ‘Serbu’ Kantor Dukcapil

MANSEL, papuabaratnews.co – Pemandangan langkah terlihat di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Manokwari Selatan.

Kalau pada hari biasanya Kantor Disdukcapil tampak sepi, dua pekan terakhir ini ramai diserbu warga. Bahkan warga tampak sudah berkerumun meski Kantor Dukcapil masih dalam keadaan tutup.

Setelah dicek, ternyata Dinas Ketenaga-kerjaan dan Trasmigrasi Provinsi Papua Barat mulai mendistribusikan dana bantuan sosial. Untuk bisa mencairkan bantuan tersebut, warga wajib menunjukan KTP sebagai syarat utama bagi calon penerima.

Kepala Disdukcapil Mansel Elli Sembor kepada Papua Barat News menerangkan, pemandangan langkah ini sudah terjadi sejak hari pertama dibukanya Kantor Disdukcapil di tahun 2021 ini.

“Dari tanggal empat Januari sudah membludak. Karena memang ini ada bantuan turun dari provinsi. Jadi mereka datang untuk perekaman KTP. Banyak yang memang belum perekaman. Padahal kalau kita turun di lapangan, paling susah dapat. Ini sekarang datang dengan sendirinya,” ungkap Sembor di Ransiki, Selasa (19/1/2021).

Dia mengaku, ada ketidak-cocokan antara data NIK yang ada di Bank Papua sebagai penyalur, dengan NIK yang diterbitkan Dukcapil.

“NIK yang ada di Bank Papua, dengan KTP yang dikeluarkan Dukcapil tidak sinkron. Jadi tetap yang kita pakai itu KTP. Sementara NIK yang di Bank Papua tidak bisa dipakai,” ujarnya.

Dia mengatakan, membludaknya warga yang datang, pihaknya harus melakukan pembatasan pengurusan dokumen setiap harinya. Pasalnya, di tengah pandemi Covid-19, Dukcapil tidak mau mengambil resiko dengan membiarkan terjadi kerumunan warga.

“Yang lalu kita batasi 30 orang perhari. Tapi dari Senin ini, kita naikkan jadi 40 orang perhari. Ini karena lagi pandemi, jadi kita laksanakan pembatasan,” terangnya.

“Selain itu, setiap warga yang datang mengurus dokumen, harus menerapkan protokol kesehatan, dengan menggunakan masker serta kita sediakan tempat cuci tangan,” katanya menambahkan.

Diungkapkannya, guna mempermudah masyarakat mencairkan dana bantuan dari pemerintah, Dukcapil Mansel menerbitkan terlebih dahulu surat keterangan perekaman KTP.

“Sebelum kita kasih KTP, kita berikan dulu surat keterangan bahwa yang bersangkutan sudah melakukan perekaman. Biar sudah bisa diurus dulu bantuan tersebut,” terangnya.

Lanjut Sembor, pihaknya tetap menyambut positif warga yang berinisiatif datang guna mengurus dokumen.

“Ini artinya warga sudah memiliki kesadaran betapa pentingnya pengurusan dokumen,” tukasnya. (PB24)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 20 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.