Inforial

Dana Hibah di Papua Barat Mencapai Rp67,98 Milyar

MANOKWARI – Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Papua Barat menyebut hingga Agustus 2022 tercatat Rp67,98 milyar yang telah diterbitkan nomor register hibah oleh Kanwil Ditjen Perbendaharaan Papua Barat.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua Barat, Bayu Andi Prasetya menerangkan, dari total hibah Rp67,98 milyar tersebut tertuang dalam 12 perjanjian hibah yang terdiri dari 11 hibah dari Pemda dan 1 hibah perseorangan yang disalurkan ke 10 satker Kementerian/Lembaga di Papua Barat.

“Hibah dalam bentuk uang memberikan kontribusi terbanyak dengan total 10 Hibah dan sisanya 2 hibah dalam bentuk Hibah Barang,” ungkap Bayu Andi Prasetya dalam kegiatan Sosialisasi Administrasi Pengelolaan Hibah dan Bimtek Aplikasi Sistem Pengelolaan Hibah Terintegrasi (SEHATI) di Aula Gedung Keuangan Negara Provinsi Papua Barat, Kamis (1/9/2022)

Jumlah Hibah tahun ini meningkat dibandingkan penerimaan hibah tahun 2021 walaupun secara nominal menurun karena nominal hibah yang diterima antara Januari sampai Agustus 2021 sebesar Rp165.93 miliar atau menurun sebesar 59,03%.

Bayu juga menyampaikan bahwa sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 2011 setiap perjanjian hibah wajib diregistrasi.

“Mekanisme administrasi hibah telah diatur oleh Kementerian Keuangan melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 99/PMK.05/2017 tentang Administrasi Pengelolaan Hibah,” paparnya.

Pada kegiatan tersebut, selain mendapatkan sosialisasi tentang Administrasi Pengelolaan Hibah peserta juga mendapatkan bimbingan Teknis terkait aplikasi e-Register SEHATI (Sistem Aplikasi Pengelolaan Hibah Terintegrasi).

SEHATI merupakan inovasi Kementerian Keuangan dalam rangka simplifikasi dan digitalisasi pengelolaan hibah dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan, transparansi, dan akuntabilitas.

SEHATI menyatukan beberapa aplikasi dalam 1 portal besar untuk membentuk database yang bertujuan untuk mendukung pelaksanaan proses bisnis pengelolaan hibah secara komprehensif dan terintegrasi. Hingga akhir Juli 2022 telah dilakukan Piloting e-Register SEHATI tingkat nasilan pada 8 (delapan) Kementerian/Lembaga.

Selain itu dalam rangka memberikan pelayanan yang optimal dalam layanan registrasi Hibah di Papua Barat, Kanwil DJPb Provinsi Papua Barat juga mengembangkan inovasi HONAI atau Hibah Online Terintegrasi, layanan inovasi ini untuk menjembatani kebutuhan satker untuk berkonsultasi terkait Hibah dan penyampaian Dokumen Hibah secara online kepada satker yang belum termasuk dalam piloting SEHATI.

Pelaksanaan kegiatan KASBI ini merupakan yang ke 5 (lima) diselenggarakan oleh Kanwil Ditjen Perbendaharaan Papua Barat yang dihadiri lebih dari 30 satker perwakilan Kementerian/Lembaga di wilayah Papua Barat. (PBN)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.