Inforial

Dinkes Papua Barat Tinjau Faskes di Mansel

RANSIKI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat mengecek fasilitas kesehatan (faskes) serta kesiapan tenaga kesehatan yang ada di Manokwari Selatan (Mansel), Jumat (27/5/2022).

Kadinkes Papua Barat Otto Parorongan mengatakan, pengecekan tersebut merupakan tindaklanjut dari Instruksi Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw.

“Kita ingin memastikan semua fasilitas kesehatan berfungsi dengan baik, sehingga masyarakat betul-betul menerima pelayanan yang baik,” tuturnya.

Selain itu kata Parorongan, setiap daerah juga sekarang ini harus serius dalam penanganan stunting.

“Jalin kordinasi dengan OPD lain yang berkaitan dengan penanganan stunting. Penjadwalan vaksinasi masal juga harus ada. Itu poin-poin yang kita sampaikan kepada Dinkes Mansel,” ungkapnya.

Sementara itu, Kadinkes Mansel Demitrius Waran menjelaskan, penyampaian Pj Gubernur terkait adanya faskes di Mansel yang tidak membuka pelayanan, merupakan aduan masyarakat.

Demitrius mengatakan, penutupan faskes seperti Puskesmas Ransiki beberapa waktu lalu, diakibatkan adanya kerusakan yang disebabkan segeilintir orang pada peristiwa 16 Desember 2021 silam.

“Itu sebabnya ada sebagian masyarakat yang terpaksa harus berobat di RS Pratama Elia Waran,” ucapnya.

Demitrius kemudian memastikan, setiap faskes yang ada di wilayah Mansel, sudah memiliki cukup tenaga kesehatan.

“Datanya ada. Jadi di Neney ada (tenaga kesehatan, red), Tahota ada. Semua tempat itu ada tenaga kesehatan,” pungkasnya.(PB24)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.