EKONOMIInforial

Disparitas IPM Kabupaten/kota di Papua Barat Masih Tinggi

MANOKWARI, PB News – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Papua Barat tahun 2020 sebesar 65,09. Angka ini meningkat 0,12 poin atau setara dengan 0,60% bila dibandingkan dengan IPM 2019 yaitu 64,70.
Namun, disparitas atau kesenjangan IPM antar kabupaten/kota di Papua Barat masih sangat tinggi.
Kepala Badan Pusat Statistik Maritje Pattiwaellapia mengatakan, perbaikan kualitas pembangunan manusia belum terjadi secara merata. Hal ini tercermin dari status dan angka IPM dari 13 kabupaten/kota selama tahun 2020.
“Kategori IPM tinggi hanya dua wilayah saja, sisanya itu masuk kategori sedang dan rendah,” ujar Maritje dalam konfrensi pers virtual, Jumat pekan lalu (5/2/2021).
Dia menjelaskan, dua daerah yang berstatus IPM tinggi (lebih dari 70 sampai kurang dari 80) adalah Kota Sorong dengan IPM sebesar 78,45 dan Kabupaten Manokwari 72,01.
Kemudian, ada tujuh daerah berstatus IPM sedang (lebih dari 60 sampai kurang dari 70) meliputi Kabupaten Fakfak sebesar 68,36, Kabupaten Sorong 65,74, Kabupaten Kaimana 65,00, Kabupaten Teluk Bintuni 64,55, Kabupaten Raja Ampat 63,89, Kabupaten Sorong Selatan 62,41, dan Kabupaten Teluk Wondama 60,21.
Sedangkan empat daerah yang berstatus IPM rendah (kurang dari 60) adalah Kabupaten Manokwari Selatan sebesar 59,84, Kabupaten Maybrat 59,52, Kabupaten Pegunungan Arfak 56,33 dan Kabupaten Tambrauw hanya 53,45.
“IPM tertinggi di Kota Sorong dan terendah di Tambrauw,” jelas Maritje.
Dari sisi pertumbuhan, dia melanjutkan, hanya tiga kabupaten/kota yang mengalami pertumbuhan IPM tertinggi tahun 2019-2020 meliputi Kabupaten Teluk Bintuni 0,38%, Kota Sorong 0,34% dan Kabupaten Teluk Wondama 0,28%. Sedangkan pertumbuhan IPM terendah terjadi pada Kabupaten Fakfak 0,09%, Raja Ampat 0,06% dan Maybrat 0,03%.
“Diharapkan beberapa kabupaten yang pertumbuhannya rendah ini terus dipacu, sehingga IPMnya membaik,” tutur dia.
Secara umum, sambung dia, ada sejumlah fenomena yang mendorong adanya perbaikan IPM Provinsi Papua Barat tahun 2020 dibanding 2019.
Dari dimensi kesehatan yang menunjukan angka kesakitan turun 1,83% menjadi 9,03%, keluhan kesehatan rumah tangga turun 3,68% menjadi 21,43%, dan rumah tangga yang tidak memiliki fasilitas toilet turun 0,34% menjadi 4,33%.
“Dimensi ini menjadi penyebab tidak langsung terjadi peningkatan umur harapan hidup,” tutur dia.
Selanjutnya, kata Maritje, dimensi pendidikan mengalami perbaikan yang tercermin dari angka partisipasi sekolah (SD, SMP dan SMA) mengalami peningkatan. Dimensi ini menjadi penyebab tidak langsung naiknya rata-rata lama sekolah serta harapan lama sekolah.
Akan tetapi, secara keseluruhan IPM Papua Barat masih berada pada level terendah kedua dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia.
Kondisi ini membutuhkan upaya ekstra dari program pemerintah yang tepat sasaran demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah setempat.
Diberitakan sebelumnya, Maritje Pattiwaellapia menuturkan, ada tiga indeks komposit yang mendorong perbaikan IPM Papua Barat tahun 2020.
Meliputi, umur harapan hidup (UHH) tumbuh 0,18 persen dari 65,90 pada tahun 2019 menjadi 66,02, harapan lama sekolah (HLS) tahun 2020 tumbuh 1,49 persen dari 12,72 menjadi 12,91, dan rata-rata lama sekolah (RLS) tahun 2020 meningkat 2,15 persen dari 7,44 menjadi 7,60.
Sedangkan, indeks komposit pengeluaran per kapita per tahun yang disesuaikan (purchasing power parity) justru terkontraksi -0,48 persen dari Rp8,12 ribu pada 2019 menjadi Rp8,08 ribu.
“Pendapatan per kapita ini turun ya walaupun tidak signifikan,” ujar Maritje.
Dia melanjutkan, trend pertumbuhan IPM Papua Barat tahun 2020 sebesar 0,60 persen dengan rata-rata per tahunnya (2010 sampai 2020) adalah 0,89 persen. Namun, peningkatannya lebih rendah dari tahun 2019 akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia.
“IPM 2020 naik 0,12 poin tetapi lebih rendah dari tahun 2019 yang mencapai 0,96 poin,” pungkas Maritje.(PB15)

Berita ini telah terbit di Harian Papua Barat News, edisi Selasa (9/2/2021)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.