Inforial

Dominggus Desak Pemda Manokwari Revisi Perda Miras

MANOKWARI, PB News – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mendesak Pemda dan DPRD Manokwari segera melakukan revisi terhadap Perda tentang minuman keras (Miras). Pasalnya, Perda Miras sering kali menjadi topik pembicaraan dan dinilai masih perlu diperkuat namun hingga kini belum juga dilakukan revisi.

“Saya minta Perda Miras segera mungkin direvisi, terutama yang berkaitan pasal-pasal maupun sanksinya. Perda tersebut bisa lebih dipertegas,” kata Dominggus kepada awak media, Rabu (18/4).

Menurut Dominggus, sanksi dalam Perda Miras harus dipertegas lagi, sehingga memberi efek jerah bagi para pengedar dan yang mengonsumsi barang haram tersebut.

“Perda Miras ini memang ada sedikit kelemahan terutama dalam hal pemberian sanksi. Karena itu harus segera untuk bisa dibenahi,” tegasnya.

Ia mengatakan, dalam merumuskan Perda tersebut harus melibatkan dan bekerja sama dengan lembaga dan intansi terkait yang ada di Papua Barat, agar memiliki beban dan tanggung jawab susuai dengan tupoksinya.

Tidak berhenti disitu, Dominggus juga mendorong setiap kepala daerah di kabupaten/kota yang ada di Provinsi Papua Barat untuk membuat Perda tentang minumam keras (Miras).

“Tidak boleh lagi ada Miras yang masuk di Provinsi Papua Barat,” katanya.

Menurut Dominggus, miras bukan jati diri orang asli Papua, karenanya dia menyarankan setiap kepada daerah berkomitmen memberantas miras, salah satunya dengan membuat Perda Miras di daerahnya masing-masing.

“Miras bukan solusi pendapatan asli daerah (PAD) utama, sebab masih banyak sumber lain yang bisa meningkatkan PAD,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa dampak dari miras yaitu membuat keluarga terganggu, kekerasan dalam rumah tangga cenderung meningkat, serta tindak kriminal tak bisa dihindari. Tidak hanya itu, angka kecelakaan lalu lintas di daerah ini terus bertambah.

Selanjutnya, Dominggus memuji kinerja anggota TNI-AD dari Kodam XVIII Kasuari yang berhasil menggagalkan peredaran miras di Manokwari, Sabtu (14/4) pekan lalu.

“Saya dapat telpon, ada ribuan botol miras yang diamankan. Saya sudah suruh OPD terkait segera berkoordinasi dengan Kodam XVIII Kasuari untuk pemusnahan,” kata Dominggus.

Dia mengungkapkan, orang yang memiliki ribuan botol miras yang diamankan itu merupakan orang yang sama atau pemilik ratusan karton miras yang diamankan Satgas Terpadu Satpol PP, beberapa waktu lalu.

Menurut Dominggus, pada setiap kesempatan, dirinya sudah meminta OPD terkait terus mengawasi peredaran miras di Papua Barat, khususnya di Manokwari.  Meski begitu, ia mengatakan, untuk memberantas miras dibutuhkan niat baik semua pihak menyelamatkan masa depan generasi muda.

“Intinya, kalau ada penemuan seperti ini, semua pihak harus sejalan, tetapi kalau ada oknum yang tidak sejalan, pada akhirnya hasilnya sama,” ujarnya.

Dia mengaku sudah memberikan petunjuk kepada Bupati Manokwari untuk mengawasi secara ketat dan mengambil kebijakan.

Menurut Gubernur, maraknya peredaran miras sangat disayangkan, karena dengan miras bisa menimbulkan dampak kriminal dan merugikan diri sendiri.

Ditanya tentang tindak lanjut perintahnya untuk menutup toko elektronik Bintang Jaya yang terkesan tidak digubris, Gubernur mengatakan, sesuai laporan OPD terkait, hal itu sementara dikaji, tetapi pihaknya akan kembali berkoordinasi dengan Bupati Manokwari. (PB14)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.