InforialPARLEMENTARIA

DPR Papua Barat : Sosialisasi Vaksinasi Harus Masif

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Barat mengingatkan agar pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan baik provinsi maupun kabupaten/kota di wilayah setempat, harus melakukan sosialisasi terkait manfaat dari Vaksin Sinovac secara masif.

“Pemerintah harus memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa penggunaan vaksin ini penting dan aman,” kata Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor kepada awak media melalui saluran teleponnya, Sabtu (16/1) pekan lalu.

Sosialisasi tersebut, sambung dia, harus menyasar ke seluruh elemen masyarakat di Provinsi Papua Barat sebelum pemberian vaksin dibuka untuk umum. Sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang utuh terkait vaksin dan proses vaksinasi berjalan dengan baik sesuai ekspektasi bersama.

“Masyarakat butuh sosialisasi. Sosialisasi jangan hanya seputaran daerah perkotaan dan kalangan tertentu saja, tetapi sampai ke pelosok,” tegas Orgenes.

Selain Dinas Kesehatan, kata dia, instansi teknis lainnya seperti Dinas Komunikasi dan Informatika juga harus mengambil peran dalam sosialisasi manfaat Vaksin Sinovac itu. Sebab sejumlah informasi hoaks mulai beredar lewat media sosial. Menurutnya, kondisi ini apabila tidak dicegah maka akan berdampak pada penolakan masyarakat untuk divaksin.

“Banyak sekali hoaks soal vaksin ini sudah berkembang di media sosial, harus segera di tangani,” terang Orgenes.

Ia mencontohkan, beberapa kalangan masyarakat di Pegunungan Arfak telah menyatakan penolakan terhadap vaksin. Lantaran, masyarakat telah termakan informasi hoaks yang telah beredar terkait efek samping penggunaan vaksin itu sendiri. Informasi hoaks soal vaksin ini pun sudah mengkait-kaitkan dengan isu keagamaan.

“Mereka sampaikan ke saya, Pak Ketua tolong bilang ke pemerintah wilayah Pegaf tidak mau divaksin,” ucap dia.

“Ada yang bilang vaksin itu buatan setan karna ada angka 66 dan segala macam,” ujar Orgenes menambahkan.

Hal senada juga dilontarkan oleh Akademisi dari Universitas Papua Manokwari Elina Situmorang.

Ia menegaskan, Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Satuan Gugus Tugas Covid-19 dan Dinas Kominfo perlu menggencarkan sosialisasi tentang manfaat Vaksin Sinovac yang telah melalui tahapan uji klinis.

Sebab, banyak informasi hoaks telah bertebaran di media sosial yang dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat. Contohnya, ada isu hoaks mengenai kematian akibat divaksin dan penolakan vaksin dari pejabat pemerintahan. Padahal isu-isu tersebut tidaklah benar.

“Banyak masyarakat belum bisa menganalisa berita-berita yang ada di media sosial,” terang Elina.

“Mereka harus rutin menyampaikan manfaatan vaksin, berapa yang sudah divaksin, dan data-data akurat lainnya supaya bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat soal vaksin,” ucap Elina menambahkan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Persandian dan Kominfo Kabupaten Manokwari Bondan Santoso mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu atau berita hoax yang beredar terkait vaksin Covid-19.

Adapun upaya yang dilakukan adalah sosialisasi dalam bentuk bilboard dan spanduk.

“Semua kami pasang, karena kami adalah perpanjangan tangan dari pemerintah pusat. Untuk di sekitar wilayah Hj. Bauw, Toko Kia, Bandara kami pasang dalam bentuk bilboard, selebihnya dalam bentuk spanduk. Untuk sosialisasi kami hanya seputaran kota, selebihnya kita bekerjasama dengan Kominfo Provinsi Papua Barat,” tutur dia.

Perlu diketahui, Provinsi Papua Barat akan mendapat penambahan 10.720 dosis Vaksin Covid-19 pada tahap kedua, setelah sebelumnya menerima 7.160 dosis. Vaksin tahap kedua itu akan tiba di Papua Barat pada awal Februari 2021.

Setelah tenaga kesehatan dan profesi rentan seperti TNI/Polri, vaksin akan diberikan untuk masyarakat umum dengan kategori rentan serta tidak memiliki riwayat penyakit tertentu. (PB15)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 20 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.