Inforial

dr Arnold Tiniap : Komda KIPI Sudah Terbentuk di Seluruh Daerah

MANOKWARI, papuabaratnews.co Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua Barat dr Arnold Tiniap mengatakan, Komisariat Daerah (Komda) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Covid-19 sudah terbentuk di 12 kabupaten dan 1 kota.

Pembentukan Komda KIPI tersebut sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan vaksinasi dan efek samping yang ditimbulkan.

“Sudah ada di semua daerah. Tugasnya untuk melakukan pengawasan dan melaporkan kejadian ikutan setelah vaksin diberikan,” ujar Arnold kepada awak media di Manokwari, Sabtu pekan lalu (23/1/2021).

Menurut dia, pihak yang tergabung dalam Komda KIPI di setiap daerah adalah tenaga dokter spesialis dan tenaga vaksinator yang bertugas di setiap unit layanan. Tenaga dokter spesialis yang menjadi pengurus Komda diantaranya spesialis penyakit dalam dan spesialis anak.

“Jadi kejadian apapun yang terjadi setelah pelaksanaan vaksinasi dilaporkan kepada kami,” kata dia.

Arnold menegaskan, apabila seseorang yang sudah divaksin mengalami efek samping atau keluhan-keluhan yang tidak wajar, maka Komda KIPI bertanggungjawab untuk menginformasikan hal tersebut pada fasilitas pelayanan kesehatan yang melakukan vaksinasi.

“Harus segera dilapor sehingga bisa segera ditangani,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, setelah launching perdana vaksin Covid-19 produksi Sinovac yang dilakukan oleh Gubernur Papua Barat, pada Kamis (14/1/2021), pihaknya belum mendapatkan laporan terkait adanya kejadian ikutan yang tidak wajar pada penerima vaksin.

“Dari 14 tokoh yang kemarin divaksin, kita belum mendapatkan laporan kejadian ikutannya,” pungkasnya. (PB25)

** Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 25 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.