Inforial

Dukung Perlindungan Hukum bagi Produk Pengusaha Muda Papua

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Provinsi Papua Barat menggelar acara multi even bertajuk, ‘Sosialisasi Layanan Hukum Berbasis Digital,’ kepada anggota pengusaha muda yang tergabung dalam Pengusaha Muda Inspiratif (PMI) Manokwari. Kemenkumham berupaya memberikan perlindungan hukum kepada pemuda-pemudi Papua yang memilih menjadi pengusaha.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Provinsi Papua Barat,  Anthonius Ayorbaba mengatakan, Kemenkumham merasa perlu mendukung upaya perlindungan produk hasil usaha pengusaha muda. Produk hasil usaha pengusaha muda Papua harus mendapatkan perlindungan secara hukum.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan perlindungan agar usaha pengusaha muda Papua tetap berjalan,” ujarnya di Manokwari, Senin (30/11/2020).

Ayorbaba melanjutkan, kegiatan ini juga merupakan kegiatan lanjutan terkait sosialisasi perlindungan hukum kepada pelaku usaha. Dia menargetkan, sosialisasi perlindungan hukum kepada pengusaha muda ataupun pelaku usaha lainnya di Manokwari dimanfaatkan sebaik mungkin. Menurutnya,  perlindungan hukum terhadap produk dan badan usaha merupakan kunci keberlangsungan sebuah usaha.

“Kegiatan ini merupakan agenda Kemenkumham yang tertunda karena pandemic Covid-19, namun kolaborasi hari ini luar biasa baik dari pemerintah provinsi maupun anggota PMI dan jajaran Kemenkumham,” terangnya.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua Barat,  George Yarangga mengapresiasi langkah Kemenkumham mendorong perlindungan hukum bagi pelaku usaha muda di Manokwari. Menurutnya,  pemerintah patut memberikan perhatian pada upaya pengembangan potensi pengusaha muda Papua.

“Upaya perlindungan hukum pada  produk pengusaha muda Papua oleh Kemenkumham adalah sesuatu yang luar biasa,” terangnya.

Yarangga berjanji pihaknya akan mengakomodir anggota pengusaha muda Papua yang tergabung dalam PMI. Terlebih diakuinya, dalam program  pengembangan usaha perdagangan di Papua Barat. Sehingga makin banyak lahir pengusaha muda Papua yang mandiri dan mampu bersaing dengan pengusaha lainnya.

“Pemerintah wajib memberikan dukungan berupa penyediaan fasilitas rumah produksi bagi pengusaha muda Papua dalam memasarkan produk usaha mereka,” pungkasnya. (PB22)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News edisi Selasa 1 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.