Inforial

Gubernur Hadiri Ibadah Natal IKBA Manokwari

MANOKWARI, PB News – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menghadiri perayaan Natal bersama yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Besar Aru (IKBA) Kabupaten Manokwari di salah satu hotel di Manokwari, Selasa (29/12/2020).
Gubernur mengapresiasi keterlibatan masyarakat Aru sejak awal dalam proses pembangunan di Papua Barat. Menurutnya, banyak sesepuh Keluarga Aru yang hadir di Manokwari sebagai Tentara Nasional Indonesia (TNI) perintis awal markas batalion 751 Arfai.
Bagi dia partisipasi warga Aru di Manokwari tidak dapat disangsikan lagi.
“Terima kasih ya atas dukungan dan partisipasi warga Aru di Manokwari,” ujar Dominggus.
Menurut dia, partisipasi warga Aru yang beragama Muslim sebagai panitia perayaan Natal menggambarkan toleransi antar umat beragama yang sedang dipraktekan di Manokwari. Capaian Provinsi Papua Barat sebagai daerah dengan indeks kerukunan beragama tertinggi secara nasional harus dipertahankan.
“Saling bekerja sama dan tolong menolong tanpa memandang perbedaan merupakan kunci membangun kehidupan masyarakat yang damai,” ujar dia.
“Apa yang IKBA lakukan ini patut dicontoh oleh keluarga lainnya,” ucap Dominggus menambahkan.
Ketua IKBA Manokwari Jordan Komnaris mengungkapkan, perayaan Natal bersama pada tahun ini sengaja melibatkan seluruh keluarga Aru baik yang Nasrani maupun Muslim.
“Natal tahun ini kita laksanakan agak berbeda dengan melibatkan saudara-saudaru Muslim sebagai penggerak acara Natalan ini,” terangnya.
Jordan menyebut semangat toleransi dan kerukunan terus dipupuk oleh keluarga Aru di Manokwari. Toleransi yang mewujud dalam kerukunan beragama diyakini menjadi modal besar dalam membangun Kabupaten Manokwari ke depan.
“Kami meyakini semangat toleransi dan kerukunan merupakan modal pembangunan daerah,” tandasnya.
Ketua Panitia Natal IKBA Manokwari Muhammad Walai menambahkan, perayaan Natal digelar terbatas sesuai anjuran protokol kesehatan. Kendati demikian, penggunaan masker, hand sanitizer dan jarak duduk tetap diatur sehingga meminimalisir potensi terjadinya penularan Covid-19.
“Perayaan Ibadah sejak awal sampai selesai kita lakukan sesuai protokol kesehatan,” tutupnya.(PB22)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.