Inforial

Hadapi Pemilu 2024, Pegawai Kemenkumham Papua Barat Ikrarkan Netralitas

MANOKWARI — Jajaran pegawai Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua Barat menyatakan komitmen dan netralitas dalam penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Komitmen ini dinyatakan dalam ikrar dan penandatanganan pakta integritas netralitas yang dipimpin oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Papua Barat Taufiqurrakhman di Manokwari , Senin (15/1/2024).

Turut hadir dalam acara tersebut yakni Staf Ahli Menteri Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi Kemenkumham Asep Kurnia dan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Papua Barat Musa Yosep Sombuk.

Taufiqurrakhman menjelaskan, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus terbebas dari pengaruh dan intervensi partai politik. Hal tersebut berlandaskan Undang-undang No.5 Tahun 2014.

“ASN Kemenkumham harus bebas dari intervensi politik, menjaga dan menegakkan prinsip netralitas pegawai baik sebelum dan sesudah pemilu 2024,” tuturnya.

Meskipun demikian, kata Taufiqurrakhman, ASN masih tetap memiliki hak politik untuk memilih kontestan politik di dalam bilik suara. Di saat inilah ASN dapat mengekspresikan pilihan politiknya.

 

Selain ikrar netralitas pemilu, Taufiquraman juga mengingatkan jajarannya untuk berkomitmen menghindari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) melalui pembangunan Zona Integritas (ZI).

Dengan adanya komitmen tersebut diharapkan dapat terwujudnya Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Kanwil Kemenkumham Papua Barat.

Taufiqurrakhman optimistis jika jajarannya mampu meraih kembali predikat WBK di tahun 2024. Namun, hal itu harus diikuti dengan realisasi yang maksimal dan pemenuhan data pendukung yang kuat.

“Semua itu harus terus tumbuh dalam jiwa raga pegawai, dan merealisaikanya dalam keseharian,” pungkas Taufiqurrakhman. (sem)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.