Inforial

Inspektorat akan Pelajari Indikator MCP Terbaru

ORANSBARI – Sekretaris Inspektorat Manokwari Selatan (Mansel) Hariadhi mengungkapkan, pihaknya akan mempelajari indikator Monitoring of Center for Prevention (MCP) terbaru yang dikeluarkan KPK.

Hal itu ia sampaikan di sela-sela pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) pimpinan kementerian/lembaga program pemberantasan korupsi pemerintah daerah sekaligus peluncuran indikator MCP, melalui daring, yang turut diikuti Bupati Markus Waran, di ruang rapat Kantor DPRD Mansel, pekan lalu.

“Kita belum tahu indikator yang baru ini seperti apa, jadi nanti akan kita pelajari dulu dan kemudian disosialisasikan ke setiap OPD. Kalau indikator yang lama masih ada, itu berarti kita tinggal update,” tuturnya.

Dikatakan Hariadhi saat ini sistem MCP susah ditutup, dan akan dibuka kembali pada triwulan kedua tahun 2023.

“Sementara posisi MCP Mansel sekitar 26 persen. Jadi nanti kita lihat indikator terbaru ini dulu, kalau yang lama masih ada berarti tinggal direvisi saja, kalau tidak berarti kita harus kejar lagi. Intinya kita tahun ini akan berbenah, dan target kita MCP tahun ini akan ada di angka 50 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Mansel Markus Waran meminta setiap OPD untuk bisa bekerja secara jujur, sehingga bisa terhindar dari segala masalah, khususnya pada delapan area intervensi KPK.

“Kita sudah dengar arahan dari Ketua KPK, Kemendagri dan BPK. Jadi ini diharapkan untuk bisa dipahami. Inspektorat harus terus update dan berbenah, sehingga kinerja kita semakin membaik,” pungkasnya. (ADK)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.