Inforial

IPM Provinsi Papua Barat Rendah, Gubernur Minta Selektif Pilih Pimpinan OPD

MANOKWARI, PB News – Hingga saat ini Indeks pembangunan manusia (IPM) di Provinsi Papua Barat masih rendah karena jumlah orang asli Papua (OA) yang mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi belum mencapai keseluruhan.

Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mah-Eisa Yan Hendrik A. Hermanus Saiduy, kepada wartawan mengatakan hal tersebut dikarenakan faktor lingkungan dan faktor ekonomi. Menurut dia, penghasilan masyarakat Papua Barat masih diangka Rp500 ribu.
“Penghasilan masyarakat perkapita masih Rp500 ribu. Sehingga IPM Papua Barat masih tergolong rendah dibanding daerah lain karena kurangnya pendidikan,” ungkap dia saat dikonfirmasi di Kampus STIE Mah-Esa pekan lalu.
Namun kata dia, terkait dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM) mengalami peningkatan dalam hal ekonomi ataupun penghasilan. “Saat ini perekrutan tenaga kerja saja membutuhkan skil dan pendidikan,” ungkapnya.
Dia mengharapkan pemerintah daerah dapat mencari solusi untuk peningkatan SDM mulai dari pendidikan, ekonomi hingga sarana prasarana sehingga indeks pembangunan manusia dapat tercapai sesuai kemajuan jaman.
“Tingkat SDM masyarakat papua masih cukup rendah namun di sejumlah perguruan tinggi masih sangat sedikit. Misalnya saat ini semua serba menggunakan komputer sehingga masyarakat perlu perhatian dsri pemerintan,” tuturnya.
Menurut dia, saat ini di sekolah tingkat SD masih banyak kekurangan fasilitas penunjang. Sehingga para siswa tidak bisa berinovasi guna meningkatkan pengetahuan.
“Visi misi kepala daerah cukup baik namun perlu diimplementasikan secara langsung ditingkat OPD karena banyak persoalan yang harus selesaikan,” ungkapnya.
Dalam menyeleksi pimpinan OPD Gubernur dan wakil gubernur harus sesuai trek record. Sehingga bisa menjalankan visi misi gubernur dan wakil gubernur. Pasalnya kalau tidak bisa jalan maka apa yang menjadi tujuan pemimpin tidak akan tercapai. (PB9)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.