Inforial

Kanwil DJPb Papua Barat Teken Perjanjian Kinerja, SKP dan Piagam Risiko 2024

MANOKWARI – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Papua Barat melaksanakan seremonial penandatanganan Perjanjian Kinerja, Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), dan Piagam Risiko tahun 2024 di Front Office Kanwil DJPb Papua Barat, Manokwari, Rabu (31/1/2024).

Ruang Layanan Utama (Front Office) Kanwil DJPb Papua Barat dijadikan tempat sermonial penandatanganan untuk menegaskan bahwa pemberian layanan kepada pemangku kepentingan (stakeholder) sebagai salah satu indikator Kinerja Utama dalam SKP.

Kepala Kanwil DJPb Papua Barat, Purwadhi Adhiputranto  dalam arahannya mengatakan, Perjanjian Kinerja dan Sasaran Kinerja Pegawai merupakan implementasi janji kepada organisasi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

”Dalam pelaksanaannya, SKP wajib didampingi dengan manajemen risiko yang merupakan evaluasi atas konsekuensi capaian kinerja yang telah dicapai dengan pengukuran target yang telah ditentukan oleh organisasi,” kata Purwadhi Adhiputranto.

Ia menerangkan, untuk mendukung keberhasilan organisasi, setiap pegawai wajib memegang teguh dan menerapkan lima nilai Kementerian Keuangan yaitu Integritas, Profesionalisme, Sinergi, Pelayanan, dan Kesempurnaan.

“Semua pegawai harus senantiasa memiliki sikap integritas yang tinggi, mampu bekerja dengan profesional, bersinergi dalam menjalankan tugas, memberikan pelayanan terbaik yang dapat memenuhi kepuasan pemangku kepentingan yang dilakukan dengan sepenuh hati, serta senantiasa melakukan berbagai upaya perbaikan di segala bidang untuk memberikan yang terbaik guna mencapai kesempurnaan,” paparnya.

Purwadhi mengingatkan semua pegawai Kanwil DJPb Papua Barat untuk terus menjaga dan meningkatkan layanan agar sejalan dengan visi, misi, dan arah kebijakan Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

“Menjadikan Kanwil DJPb Papua Barat sebagai pengelola perbendaharaan negara yang unggul di tingkat dunia dan mendukung visi Kementerian Keuangan “Menjadi Pengelola Keuangan Negara untuk Mewujudkan Perekonomian Indonesia yang Produktif, Kompetitif, Inklusif, dan Berkeadilan”, kata Purwadhi Adhiputranto. (rls/sem)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.