InforialPEMILU 2024

“Kejarlah Janji”, Langkah KPU Gerakkan Kesadaran Bersama untuk Pemilu 2024

Pemilu bukan hanya tentang persaingan untuk memperebutkan kekuasaan atau kepentingan ekonomi, tetapi juga harus dipahami sebagai peristiwa kebudayaan. Dalam masyarakat Indonesia yang multikultural dan majemuk, konflik saat menghadapi pemilu atau pemilihan kepala daerah (pilkada) adalah hal yang umum.

Konflik dapat muncul baik dalam lingkup keluarga maupun di tengah masyarakat luas. Belajar dari pengalaman pemilu yang lalu, sudah saatnya masyarakat memaknai keberagaman dan memahami konflik yang akan muncul agar tidak ada kekerasan fisik dan verbal.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari saat pemutaran perdana film Kejarlah Janji di Jakarta, Jumat (15/9/2023).

Kejarlah Janji adalah film yang diproduksi KPU bekerja sama dengan Asta Jaya Centra Cinema, Padi Padi Creative, serta Garin Workshop, untuk menyambut pemilu 2024. Film tersebut bertujuan menjadi sarana sosialisasi pemilu dan diharapkan dapat membangun kesadaran bersama masyarakat.

Film yang disutradarai oleh Garin Nugroho tersebut dibintangi aktor-aktor ternama seperti Ibnu Jamil, Cut Mini, Shenina Cinnamon, Bima Zeno, Thomas Rian, dan Trio Timus: Theresia WD, Asriuni Pradipta, serta Irene Vista.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari saat pemutaran perdana film “Kejarlah Janji” di Jakarta, Jumat (15/9/2023).

Sosialisasi pemilu

Pasal 12 huruf j dari Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum memberikan mandat kepada KPU untuk menyosialisasikan penyelenggaraan pemilu dan tugas-tugasnya kepada masyarakat.

Dalam rangka memenuhi amanat ini, KPU dihadapkan pada tantangan untuk merancang strategi sosialisasi yang lebih efektif dan berdampak nyata. Salah satu strategi yang diadopsi adalah melalui produksi film sebagai media edukasi.

Film memiliki kekuatan luar biasa dalam menyampaikan pesan, hiburan, dan informasi kepada khalayak umum. Dengan menggabungkan elemen visual dan audio, film mampu menarik perhatian serta emosi penonton.

Film Kejarlah Janji diharapkan dapat menginspirasi perubahan perilaku pemilih dan masyarakat secara keseluruhan, terutama generasi milenial dan pemilih pemula generasi Z.

“Melalui film ini kami ingin membangun kesadaran bersama untuk menciptakan pemilu sebagai sarana integrasi bangsa, mengajak pemilih menggunakan hak pilihnya dengan bijak, melawan politik uang, politik identitas, dan SARA, serta membangun sikap toleransi,” ujar Hasyim Asy’ari.

Garin Nugroho menyebutkan bahwa film memiliki kemampuan untuk memengaruhi opini, sikap, dan perilaku penontonnya. Dengan menggambarkan situasi, karakter, atau konflik tertentu, film dapat memicu diskusi sosial, perubahan budaya, dan dampak politik yang signifikan.

Kejarlah Janji mengisahkan perjalanan Pertiwi (Cut Mini), seorang ibu mandiri yang mencari identitas diri sambil menghidupi tiga anaknya, Sekar (Shenina Cinnamon), Adam (Bima Zeno), dan Isham (Thomas Rian).

Konflik muncul ketika ketiga anaknya kembali ke rumah dengan membawa masalah identitas diri dan balas dendam terhadap kekalahan ayah mereka dalam Pilkades. Selain itu, mereka menemukan misteri cinta yang ingin dikejar oleh ibu mereka, semuanya terjalin dalam suasana Pilkades yang penuh drama di desa yang dipimpin oleh Janji Upaya (Ibnu Jamil), seorang lurah dengan status duda yang menjadi pusat gosip pribadi dan politik yang menghibur.

Film ini diharapkan dapat dinikmati oleh masyarakat luas, terutama mereka yang akan menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2024. Kejarlah Janji akan tayang terbatas di berbagai bioskop di seluruh Indonesia, serta akan diputar di ruang-ruang publik, tempat-tempat alternatif, jaringan bioskop, dan layar tancap di berbagai daerah.

Jadwal nonton bersama di beberapa kota akan diumumkan melalui akun media sosial resmi KPU dan akun media film Kejarlah Janji. Seluruh masyarakat, instansi pemerintah maupun swasta, serta pemangku kepentingan pemilu diundang untuk mengusulkan dan memutar film Kejarlah Janji.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: