Inforial

Lindungi Hutan untuk Keberlangsungan Hidup Manusia

TAMBRAUW, papuabaratnews.co –  Hutan merupakan salah satu sumber penghidupan bagi masyarakat yang hidup di sekitarnya. Maka menjaga dan memelihara hutan sangatlah penting untuk keberlangsungan hidup manusia.

Sadar akan pentingnya keberadaan hutan untuk kehidupan manusia, Ikatan Keluarga Besar Kebar Kabupaten Tambrauw di Manokwari menggelar seminar perlindungan hutan dengan mengusung tema ‘Melindungi Hutan dan Lingkungan Merawat Kehidupan’, di kampung Anjai, Distrik Kebar, Kabupaten Tambrauw, Sabtu (6/2/2021).

“Seminar ini bertujuan memberikan pemahaman tentang pentingnya merawat hutan kepada masyarakat,” ujar Ketua Panitia Seminar, Yohanis Ajoi.

Upaya perlindungan hutan lanjut Ajoi, terus dilakukan guna mencegah terjadinya bencana alam. Hutan memiliki banyak manfaat karena menjadi sumber kehidupan. Karena itu kata dia, upaya perlindungan hutan harus mampu dikelola bagi kesejahteraan bersama.

“Perlindungan hutan di satu sisi namun di sisi lain dikelola dengan bijak bagi kebutuhan hidup warga,” urainya.

Ia menambahkan seminar perlindungan hutan bukanlah kegiatan politik. Diakuinya perlindungan hutan merupakan tanggung jawab bersama dalam mencegah terjadinya kerusakan hutan. Pemanfaatan hutan secara bijaksana dinilai mampu menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Hutan punya manfaat ganda karena itu harus dimanfaatkan sesuai kebutuhan,” terang sekretaris IKK Manokwari.

Senada dengan itu, Ketua IKK Manokwari, Maikel Ajoi mengatakan, upaya melindungi hutan harus menjadi sebuah kesadaran bersama. Tanpa adanya pemahaman bersama maka semangat menjaga hutan di tengah arus pembangunan yang begitu kencang menjadi tantangan yang tidak mudah.

“Kita semua harus sadar bahwa usaha ini kita lakukan di tengah arus perubahan,” paparnya.

Maikel mengingatkan agar setiap usaha perlindungan hutan demi generasi selanjutnya harus didukung. Karena tanpa dukungan dan kerja sama masyarakat upaya perlindungan dan pemanfaatan hutan tidak berjalan maksimal sesuai harapan masyarakat.

“Perlindungan hutan harus menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat,” tuturnya.

Seminar ditutup dengan penanaman pohon secara simbolis oleh perwakilan Eco Nusa, Kapolsek Kebar, Danpos Koramil Kebar, Perwakilan Klasis GKI dan Kepala Sekolah SMP N 09 Kebar. Penanaman pohon menjadi ungkapan nyata wujud kepedulian dan perlindungan hutan.

“Harapan kita seminar ini menjadi pemancing semangat bagi kita semua untuk mencintai hutan dengan bijaksana,” pungkas moderator seminar,  Pauinus Baru menutup seluruh rangkaian seminar.

Hadir sebagai narasumber dalam seminar tersebut, Muhammad Farid selaku Direktur Advokasi Kebijakan, Engagement dan Riset Yayasan Eco Nusa yang berbicara mengenai manfaat hutan bagi kehidupan manusia. Narasumber kedua yakni Yanuarius Anouw selaku Wakil Direktur Bentara Papua salah satu lembaga swadaya masyarakat yang bergerak pada upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.  Sementara narasumber ketiga yakni, James David selaku Pjs Pemimpin Departemen Pemasaran Kredit Dana dan Jasa, Bank Papua Kantor Cabang Utama (KCU) Manokwari. (PB22)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 8 Februari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.