Inforial

Manokwari masih Kekurangan Operator Dapodik

MANOKWARI – Banyak sekolah di Kabupaten Manokwari tidak mempunyai tenaga operator data pokok Pendidikan (Dapodik) sekolah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manokwari, Philipus Pattikayhatu kepada wartawan di Manokwari, Kamis (13/10/2022).

Philipus menjelaskan, minimnya operator Dapodik sekolah menghambat pelaksanaan pengumpulan data pendidikan dan non Pendidikan di setiap sekolah.

Menurutnya, masih minimnya tenaga operator Dapodik sekolah disebabkan karena keterbatasan tenaga IT di sekolah.

“Kami masih kekurangan tenaga IT. Saat ini, kami lagi melakukan pembinaan dan pembinaan ini membutuhkan anggaran. Kami sementara mengusulkan anggaran pembinaannya ke pemerintah daerah, namun belum terjawab. Itu persoalan yang dihadapi di lapangan,” ungkap Philipus.

Philipus mengaku, Dinas Pendidikan sebelumnya telah melakukan pembinaan bagi operator sekolah. Namun jumlahnya belum mencukupi dan menjangkau semua sekolah yang ada di Kabupaten Manokwari.

“Ada satu operator yang bisa memegang enam sekolah. Memang aturannya hal itu tidak diperbolehkan karena kinerja tidak akan maksimal,” ujarnya.

Selain kinerja tak maksimal, kata dia, bisa berpengaruh terhadap kevalidan data sekolah.

“Itu bisa terlihat di Dapodik, di mana ada siswa yang sudah masuk SMP namun masih mendapatkan dana PIP, yang seharusnya didapatkan oleh siswa SD,” imbuhnya.

Philipus menyebut setidaknya ada tiga hal yang perlu diketahui operator sekolah saat menginput data ke Dapodik, yakni data siswa, data guru, serta data sarana dan prasarana.

“Saya berharap kegiatan pembinaan ini bisa berjalan sehingga para operator bisa memahami tentang penginputan data sarpras, karena itu yang masih belum banyak dipahami oleh operator di sekolah,” kata dia.

Ia berharap pemerintah daerah bisa menindaklanjuti permasalahan itu, terlebih tenaga operator sekolah karena itu terkait dengan dana bantuan operasional sekolah (BOS).

“Satu-satunya dana pendidikan di daerah adalah dana DAK non fisik. Tidak ada dana bantuan lainnya. Sebab itu, keberadaan tenaga operator sekolah sangat penting agar bisa bantu memantau, mendata, mengupulkan dan melaporkan (mengimput) dalam Dapodik,” paparnya. (PB19)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.