Inforial

Manokwari Perlu Transformasi Pembangunan di Semua Bidang

MANOKWARI – Genap sudah 124 tahun lamanya kota Manokwari telah berdiri. Di usia yang sudah tidak muda lagi, ibu kota Provinsi Papua Barat sudah menjelma menjadi daerah yang sarat dengan pengalaman.

Sayangnya, pembangunan di Manokwari masih menyisahkan kesenjangan masyarakat. Transformasi pembangunan menyeluruh di semua bidang, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur dasar, sangat diperlukan agar terwujudnya kesejahteraan bagi masyarakat Manokwari.

”Kita semua berharap transformasi pembangunan yang sudah dimulai ini terlaksana dengan baik dan terjadi pertumbuhan pembangunan yang hasilnya bisa ternikmati oleh seluruh lapisan masyarakat di Manokwari. Tentu juga berdampak pada kesejahteraan,” kata Bupati Manokwari, Hermus Indou kepada wartawan usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Jadi Kota Manokwari ke-124 di Kantor Bupati Manokwari, Selasa (8/11/2022).

Hermus menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Manokwari saat ini sedang fokus pada sektor transformasi pembangunan infrastruktur dengan tujuan merubah wajah Manokwari sebagai ibu kota Provinsi Papua Barat.

”Apabila kota ini (Manokwari, red) jadi bagus, maka kita akan mencintai kota ini dan kita lebih memilih untuk berada di kota ini daripada di kota lain,” ujarnya.

Selain pembangunan infrastruktur, kata Hermus, Pemkab Manokwari juga memberi perhatian serius pembangunan di bidang Pendidikan. Terutama  mengurangi angka putus sekolah dan meningkatkan tingkat partisipasi sekolah pada semua jenjang Pendidikan.

”Saya percaya pembangunan di bidang pendidikan bisa membuat penduduk Manokwari memiliki akses ke pasar kerja sehingga tidak menjadi penonton di negeri sendiri,” katanya.

Selanjutnya menurut Hermus, yang tak kalah penting adalah pembangunan di bidang kesehatan. Menurunya, transformasi pembangunan di bidang Kesehatan bisa terwujud jika fasilitas kesehatan masyarakat terpenuhi dan dijalankan oleh sumber daya manusia yang berkualitas di semua unit pelayanan kesehatan masyarakat.

”Kita berharap bisa merata sehingga bisa meminimalisasi terjadinya kasus kesehatan di tengah masyarakat,” ucapnya.

Adapun hari jadi Kota Manokwari ke-124, diperingati dengan menggelar upacara bendera di halaman Kantor Bupati Manokwari pada pukul 08.30 WIT

Upacara dipimpin Bupati Manokwari diikuti seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Manokwari. Hadir juga Wakil Bupati Manokwari, Sekda Manokwari, Muspida, serta tokoh agama dan masyarakat.

Bupati Hermus dan seluruh peserta upacara kompak menggunakan mahkota Papua dan Noken, hal ini untuk menonjolkan budaya sebagai identitas orang Papua.

Dalam kesempatan ini, Bupati Hermus memberikan apresiasi berupa penyerahan insentif kepada para kepala suku dan paguyuban nusantara di Manokwari. Masing-masing kepala suku OAP di Manokwari mendapatkan insentif sebesar Rp20 juta, dan masing-masing paguyuban menerima Rp10 juta.

Penyerahan insentif itu, sebagai bentuk apresiasi Pemkab Manokwari karena dinilai telah berkontribusi terhadap pembangunan di daerah ini.

Tak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada 25 mitra strategis Pemkab Manokwari yang diserahkan langsung oleh bupati Manokwari di dampingi wakil bupati Manokwari dan Sekda Manokwari.

“Apresiasi yang diberikan kepada semua stakeholder telah bekerjasama dan juga mengabdikan diri demi kemajuan pembangunan di kabupaten Manokwari,” kata Hermus.

Selain itu, Hermus juga menyerahkan simpanan pelajar secara simbolis kepada siswa PAUD hingga SMP di Manokwari, yang bekerjasama dengan Bank Papua.

Rangkaian peringatan hari jadi kota Manokwari ini, diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun oleh bupati Manokwari bersama ketua TP PKK Manokwari didampingi wakil bupati Manokwari, sekda manokwari, DPRD Manokwari dan Forkopimda. (PB19)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.