Inforial

Musrembang Dana Otsus Akan Digelar Terpisah

MANOKWARI, PB News – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat berencana akan melaksanakan musyawarah rencana pembangunan (Musrembang) penggunaan anggaran otonomi khusus (Otsus). Penyelenggaraan musrembang diperkirakan pada 13 April 2019.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Papua Barat, Pieters Kondjol, mengatakan, pelaksanaan musrembang penggunaan anggaran otsus dilakukan secara terpisah, dengan tujuan membahas penggunaan dan program yang dihasilkan bisa lebih efektif dan efisiensi.

Ada tiga sumber dana otsus yakni sebanyak 2 persen dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dana tambahan infrastruktur dan bagi hasil minyak dan gas (Migas).

“Tiga sumber dana otsus ini harus dimusrembangkan tersendiri sehingga program bisa terarah dan tidak kocar kacir,” ujar politisi dari Partai Demokrat ini.

Menurut dia, wacana pembagian dana otsus 90 persen untuk pemerintah kabupaten/kota dan 10 persen dikelola provinsi harus seirima dengan instrumen implementasi di lapangan demi kemakmuran masyarakat di daerah setempat.

“Kita harapkan kabupaten/kota ada peningkatan pembangunan terutama dari dana otsus,” jelas dia.

Dia menerangkan pendapatan terbesar di Provinsi Papua Barat yakni dari dana Otsus, dengan demikian pengelolaan dana tersebut perlu dikontrol demi membuahkan hasil sesuai harapan pemerintah daerah dan masyarakat asli Papua.

Belum lama ini, pihak legislatif (DPR Papua Barat) telah melakukan reses dan penjaringan informasi aktual dari masyarakat. Dari hasil musrembang dana otsus dan hasil reses, akan dimasukan ke dalam pelaksanaan musrembang pemerintah provinsi yang dilaksanakan sekitar 20 April 2019 mendatang.

Sebagai informasi, upaya Pemprov Papua Barat melakukan pembagian dana otsus 90 persen yang dikelola oleh kabupaten/kota dan 10 persen untuk provinsi, sesuai dengan visi misi Gubernur Dominggus Mandacan dan Wakil Gubernur Muhammad Lakotani telah mencapai final. Saat ini peraturan gubernur (Pergub) sebagai landasan pembagian pun sedang dalam proses persiapan. Pada periode sebelumnya, nilai pembagian dana Otsus adalah 70 persen untuk kabupaten/kota dan 30 persen dikelola pemerintah provinsi.

“Perubahan pembagian 90-10 dari 70-30 saat ini pergubnya sudah siap tinggal 70 naik ke 90. Kita harapkan penggunaan dana otsus di kabupaten/kota tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat papua,” tutur Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Barat, Abia Ullu.

Diperkirakan, proses transferan dana Otsus dilaksanakan pada Maret, namun dikondisikan dari penggunaan dana Otsus tahun 2017 karena hal itu sangat mempengaruhi rencana pembagian dana Otsus tahap pertama 2018.
Selain itu, Abia menjelaskan, pada sistem pelaporan dari kabupaten/kota ke provinsi juga sangat mempengaruhi keterlambatan pencairan dana otsus. Lonjakan pembagian dana otsus dari 70 persen ke 90 persen untuk pemerintah kabupaten/kota, dibutuhkan pengawasan yang ketat dalam realisasi anggaran.

“Karena ada kenaikan yang sangat besar dari 70 ke 90 persen,” tutur dia. (PB9)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.