Inforial

Netralitas Media Penting saat Pilkada

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Media massa menjadi wadah paling potensial dalam melakukan branding pasangan calon yang maju dalam Pilkada serentak 2020.

Untuk itu, para awak media di Provinsi Papua Barat diingatkan agar tetap memperhatikan netralitas dan profesionalismenya dalam memproduksi berita.

“Kita punya kode etik masing-masing organisasi pers baik PWI, AJI dan IJTI. Prinsip-prinsip dasar memperoleh berita yang baik harus dipenuhi,” kata Dewan Kehormatan PWI Papua Barat Key Tokan A. Asis dalam acara ‘Ngobrol Etika Penyelenggara Pemilu dengan Media’ di Manokwari, Selasa malam (24/11/2020).

Ia melanjutkan dalam momen pesta demokrasi pemilihan kepala daerah, awak media harus mampu menyajikan berita yang berimbang. Misalnya, ketika memperoleh keterangan dari paslon A yang mendiskreditkan paslon B maka awak media harus mengkonfirmasi paslon B sebelum hasil wawancara tersebut diproduksi menjadi berita yang akan dikonsumsi oleh publik. Terkecuali, pihak paslon B enggan memberikan komentar terkait pernyataan dari paslon B.

“Harus berusaha dapatkan suara dari kelompok yang tersudutkan dari pernyataan pihak pertama, supaya ada keseimbangan pemberitaan,” tegas Asis.

“Jangan gunakan pola pukul rangkul, terbitkan dulu baru berikan ruang klarifikasi,” ucap dia menambahkan.

Dia menuturkan penerapan prinsip kerja jurnalistik sesuai kode etik profesi akan menghindari wartawan dari resiko pelanggaran hukum.

“Jangan terkooptasi dengan kepentingan paslon tertentu. Jurnalis menegakan ideologi kebenaran dan kemanusiaan,” terang Asis.

Dia juga mengingatkan agar media massa yang telah menjalin kerjasama dengan paslon dapat mencantumkan keterangan tertentu dalam setiap pemberitaan. Sehingga tidak menimbulkan perspektif minor dari masyarakat terhadap pemberitaan media massa.

“Yang kerjasama tolong cantumkan kata pariwara atau iklan di situ (berita, red) supaya publik bisa membedakan berita biasa atau iklan,” imbuh dia.

Tim Pemantau Daerah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Provinsi Papua Barat Napoleon Fakdawer menuturkan peran media massa dalam menyukseskan Pilkada serentak 2020 melalui pemberitaan yang positif sangatlah besar. “Teman-teman media adalah wasit dalam Pikada ini,” ujar Napoleon.

Dia melanjutkan tercapainya proses Pilkada serentak di 9 kabupaten di Provinsi Papua Barat membutuhkan sinergitas seluruh elemen baik penyelenggara pemilu, paslon, aparat keamanan, masyarakat dan media massa. (PB15)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News edisi Rabu 25 November 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.