Inforial

Otto Parorongan : Belum Ada Keluhan Penerima Vaksin Tahap Pertama

MANOKWARI, papuabaratnews.co Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Kesehatan mengungkapkan bahwa hingga kini belum ada laporan dari penerima vaksin Sinovac tahap pertama, terkait efek samping usai divaksin beberapa waktu lalu.

“Sejak hari pertama vaksinasi sampai dengan hari ini kami belum menerima laporan terkait ada gejala tidak wajar dari hasil vaksin tahap pertama kemarin,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat Otto Parorongan saat dikonfirmasi awak media, Sabtu pekan lalu (23/1/2021).

Keluhan terkait adanya efek samping dari pemberian vaksin, sambung dia, akan terjadi apabila antibodi atau sistem perlindungan tubuh pada penerima vaksin belum sempurna. Oleh karena itu, penerapan protokol kesehatan harus tetap dijalankan meskipun sudah menerima vaksin.

“Jadi belum ada jaminan kalau kita yang sudah divaksin bebas Covid-19. Harus tetap jalani protokol kesehatan seperti pakai masker dan rajin cuci tangan,” kata dia.

Ia melanjutkan, beberapa tokoh pemerintahan, agama dan masyarakat yang sudah menerima Vaksin Sinovac tahap pertama akan kembali diberikan vaksin tahap kedua. Rencananya, pemberian vaksin tahap kedua dilaksanakan pekan depan.

“Nanti tanggal 28 Januari kami yang sudah diimunisasi tahap pertama akan diimunisasi kembali,” ungkapnya.

Senada dengan Otto, Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Papua Barat dr Arnold Tiniap menerangkan bahwa pihaknya belum menerima keluhan dari penerima vaksin tahap pertama.

“Kami dari Satgas belum mendapat laporan terkait kejadian susulan dari imunisasi vaksin tersebut,” ujarnya.

Dia mengatakan, keluhan-keluhan ringan seperti nyeri telinga, gatal di sekitar mata dan mengantuk merupakan reaksi wajar atas pengaruh vaksin yang masuk ke tubuh. Hal tersebut dirasakan oleh hampir semua penerima vaksin.

“Itu efek samping yang ringan dan biasa dari vaksin,” tutupnya. (PB25)

** Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 25 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.