Inforial

Paroki Imanuel Sanggeng Berlakukan Misa Dua Kali

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Untuk menghindari penyebaran Covid-19 di kalangan umat, otoritas Gereja Katolik Paroki Santo Imanuel Sanggeng melakukan pelayanan ibadah atau misa sebanyak dua kali pada Hari Minggu. Pemberlakuan dua kali misa tersebut guna menghindari kerumunan umat ketika beribadah Gereja.

“Ini sebagai tanggungjawab gereja kepada umat,” ujar Pastor Paroki Santo Imanuel Sanggeng Pater Lambert Pati, OSA kepada Papua Barat News di Manokwari, Sabtu (9/1/2021).

Semenjak Covid-19 merebak di Manokwari, pihaknya selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah tentang langkah-langkah penerapan protokol kesehatan di tempat ibadah tersebut. Setiap aturan yang dikeluarkan pemerintah daerah, menjadi acuan bagi pihaknya dalam menerapkan pelayanan kepada umat.

“Kami tentu sangat tidak menginginkan Gereja menjadi sumber penyebaran virus ini,” kata dia.

Menurut Pater Lambert, pihaknya juga menerapkan larangan kepada umat dengan kelompok usia anak-anak dan lansia untuk tidak mengikuti misa secara langsung di Gereja. Hal itu dilakukan karena kedua kelompok usia tersebut merupakan kelompok yang paling rentan terhadap Covid-19.

“Jadi yang umurnya di atas 60 tahun kita larang. Anak-anak juga begitu,” ungkapnya.

Selain pembatasan jumlah umat yang menghadiri misa, kata dia, penyemprotan disinfektan di sekitar gedung dan halaman gereja rutin dilakukan. Penyemprotan ini sebelum dan sesudah misa pertama setiap Hari Minggu. Hal itu dilakukan untuk memberi rasa nyaman kepada umat yang datang untuk mengikuti misa kedua.

“Jadi bukan hanya semprot dengan disinfektan saja. Kita juga siapkan hand sanitizer. Tempat duduk di dalam Gereja juga kita atur sesuai protokol kesehatan,” tutup Pater Lambert. (PB25)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News edisi Selasa 12 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.