Inforial

Pelayanan Kesehatan Dasar Bagi Ibu Hamil Berjalan Normal

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pelayanan kesehatan dasar bagi ibu hamil, bayi dan Balita di Manokwari selama pandemi Covid-19 berlangsung normal. Hanya saja penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) tetap menjadi syarat utama dalam tata pelaksanaannya.

“Sebagai sasaran pelayanan, mereka tetap dapatkan layanan untuk pemantauan pertumbuhan. Hanya sistemnya agak berbeda dengan kondisi normal sebelum pandemi,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari Suharso ketika ditemui Papua Barat News di ruang kerjanya, Selasa (2/3/2021).

Pemeriksaan rutin terkait kehamilan dari triwulan pertama sampai dengan triwulan keempat tetap dijalankan bagi para Ibu hamil. Bidan pemberi layanan di Puskesmas sudah dibekali dengan standar operasional prosedur yang baik dalam menjalankan pelayanan kepada para bu hamil tersebut. Langkah konkrit yang ditempuh adalah dengan menjadwalkan secara teratur kedatangan ibu hamil untuk mendapatkan pelayanan di Puskesmas.

“Kedatangan para ibu hamil untuk mendapatkan layanan di Puskesmas semacam sudah membuat janji temu atau terjadwalkan,” katanya.

Suharso menjelaskan, dengan penerapan sistem atau metode pelayanan demikian, maka para ibu hamil tidak menunggu terlalu lama di Puskesmas untuk mendapatkan layanan dari Bidan. Selain itu, mereka juga bisa segera meninggalkan Puskesmas apabila layanan sudah selesai diberikan.

“Metode ini lebih efektif diterapkan dalam situasi pandemi ini,” sambungnya.

Dia menuturkan, pelayanan terhadap ibu hamil dijalankan sesuai standar dan kompetensi kebidanan yang berlaku. Selain itu, kebutuhan terhadap obat-obatan yang dikhususkan bagi pertumbuhan dan perkembangan kehamilan seperti vitamin dan tablet tambah darah tetap menjadi perhatian yang serius.

“Untuk mencegah anemia pada ibu hamil, tablet tambah darah tetap diberikan secara rutin. Paling tidak ada 90 tablet yang harus diberikan selama kehamilan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dalam proses pelayanan kepada ibu hamil, ada istilah yang dikenal dengan Kelas Ibu Hamil. Melalui kelas itu, para ibu hamil diberikan edukasi mulai dari awal kehamilan sampai dengan proses persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan.

“Salah satu materi yang diberikan dalam kelas ibu hamil adalah tentang bagaimana mengatur menu-menu gizi yang baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil,” imbuh Suharso.

Untuk pemantauan pertumbuban bayi dan balita, lanjut Suharso, pihaknya menjalankan program layanan Posyandu. Sistem pelayanannya juga tetap mengikuti standar Prokes Covid-19 yang berlaku. Para kader Posyandu juga sudah diberikan pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang pelayanan yang harus diberikan di Posyandu sehingga tidak menimbulkan kerumunan yang berpotensi terhadap penyebaran Covid-19.

“Bulan November tahun kemarin, sudah kami kumpulkan para kader posyandu untuk memberikan pemahaman perihal sistem pelayanan kepada bayi dan balita,” pungkasnya. (PB25)

**Berita ini telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 3 Maret 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.