Inforial

Pemda Mansel Formulasikan Kebutuhan Penerimaan CPNS

RANSIKI – Sekda Manokwari Selatan (Mansel) Hengky Tewu mengatakan, pihaknya tengah mencari formula yang tepat dalam perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Sebab kata Tewu, Pemda Mansel harus memastikan, formasi yang diterima, sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Pemerintah pusat mengalokasikan penerimaan PNS, tetapi kita harus membuat sejumlah syarat sebelum alokasi itu kita laksanakan,” tuturnya, belum lama ini.

Dijelaskan Tewu, dirinya juga sudah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mansel untuk membahas penerimaan CPNS tersebut.

“Saya menanyakan terkait penyusunan rencana kebutuhan dalam penerimaan CPNS. Dan yang paling penting mengidentifikasi tiga ribu tenaga honorer ini ijazah apa. Jangan sampai ada kebutuhan yang kita minta, tidak tersedia,” ujarnya.

Sebab kata Tewu, apabila permintaan pada satu formasi membludak, maka Pemda Mansel akan mengulang kesalahan pada perekrutan CPNS sebelumnya.

“Pada saat revisi ke Menpan waktu perekrutan lalu berulang-ulang, akhirnya kita turunkan 400 yang SMA saja. Dan itu panjang peperdebatannya. Waktu itu kita sudah membuat kesepakatan untuk memprioritaskan tenaga teknis,” ucapnya.

Tewu meminta, apabila tenaga honorer ingin menanyakan terkait perekrutan CPNS agar dilakukan dengan cara yang baik.

“Kalau mau bertanya silahkan saja, tapi jangan buat gerakan. Suka tidak suka kalian sudah menerima gaji dari negara, sudah terikat dengan aturan etik pegawai,” tukasnya.

Pastikan Buka Penerimaan CASN dan PPPK Tahun 2023

Dikutip dari menpan.go.id, pemerintah memastikan akan membuka rekrutmen penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) untuk tahun 2023 yang terdiri dari CPNS dan PPPK.

Pengadaan tahun 2023 memiliki empat arah kebijakan yang mendukung transformasi sumber daya manusia.

“Pemerintah sudah memutuskan untuk melakukan rekrutmen CPNS dan PPPK pada tahun 2023,” tegas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Arah kebijakan pengadaan ASN tahun 2023 yang pertama adalah fokus pelayanan dasar, yakni guru dan tenaga kesehatan. Fokus tersebut dilakukan juga untuk menyelesaikan masalah tenaga non-ASN secara optimal.

Kedua, adalah kebijakan memberi kesempatan rekrutmen talenta digital dan data scientist secara terukur. Arah kebijakan ketiga yakni merekrut CPNS secara sangat selektif.

Sementara arah kebijakan keempat adalah mengurangi rekrutmen jabatan yang akan terdampak oleh transformasi digital. Saat ini, pemerintah masih menganalisis jabatan mana saja yang bisa terdampak oleh perkembangan digital. “Karena dunia digital berubah cepat, pemerintah juga harus cepat adaptasi agar tidak tergerus zaman,” jelas Menteri Anas.

Khusus untuk seleksi CPNS tahun depan, Menteri Anas menyebutkan prioritas pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan profesi tertentu seperti hakim, jaksa, dosen, serta tenaga teknis tertentu lainnya termasuk talenta digital serta jabatan pelaksana prioritas sesuai Peraturan Menteri PANRB No. 45/2022 tentang Jabatan Pelaksana Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Instansi Pemerintah,” imbuh Menteri Anas.

Sementara itu, untuk PPPK akan difokuskan pada pemenuhan tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis lainnya. Menteri Anas meminta instansi pemerintah mulai mendata dan mengusulkan kebutuhan ASN tahun 2023 yang prioritas untuk segera diisi di instansi masing-masing.

“Berdasarkan usulan kebutuhan dari kementerian, lembaga, dan pemda akan ditetapkan formasi dengan memperhatikan pendapat Menteri Keuangan dan pertimbangan teknis Kepala BKN,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menteri Anas menyampaikan bahwa rekrutmen CASN 2023 juga mempertimbangkan sejumlah variabel tertentu, seperti indikator jumlah PNS yang pensiun dan pemenuhan SDM guna mendukung program strategis nasional, termasuk letak geografis dan kemampuan anggaran.

“Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan kajian terkait penataan dan pemenuhan formasi ASN Papua dan Papua Barat serta DOB Papua,” pungkasnya. (ADK)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.