Inforial

Pemkab Manokwari Disarankan Bangun Perumahan OAP

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pemerintah Kabupaten Manokwari disarankan agar dapat membangun perumahan untuk Orang Asli Papua (OAP) di wilayah setempat.

“Supaya ke depannya pembangunan rumah laik huni itu terarah,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Manokwari Norman Tambunan, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (10/2/2021).

Norman menjelaskan, konsep perumahan khusus OAP ini, disebabkan masih banyak OAP yang belum memiliki rumah laik huni di Kabupaten Manokwari. Contohnya di daerah Fanindi,ada satu rumah milik OAP yang sudah tidak laik dihuni.

Selain itu, banyak ditemukan satu rumah dihuni oleh lebih dari satu kepala keluarga.

“Modelnya macam real estate, jalannya disiapkan, fasilitas pelayanan kesehatan juga disiapkan,” jelas Norman.

Pemerintah kabupaten, kata dia, dapat melakukan metode sharing dana Otsus dengan pemerintah provinsi, demi terlaksananya program pembangunan rumah bagi OAP.

“Kalau 10 hektar setiap tahun, ribuan rumah laik huni OAP bisa terselesaikan itu,” tutur dia.

Menurutnya, apabila saran tersebut direalisasikan oleh pemerintah daerah setempat maka secara tidak langsung membuka lapangan kerja baru bagi anak-anak Papua yang selama ini berkecipung di usaha batu bata.

“Kalau rumahnya banyak berarti butuh batu tela yang banyak juga,” tutur dia.

Selain itu, kata Norman, tata kota Manokwari sebagai ibu kota provinsi akan lebih tertata dengan berkurangnya rumah tidak laik huni tersebut.

Secara teknis,  pembangunan rumah bagi OAP dilakukan melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bekerjasama dengan perbankan.

Misalnya, sambung dia, dalam setahun ditargetkan pembangunan sebanyak 1000 rumah tipe 45 dengan cicilan Rp2.500.000 per bulan.

“Susahnya cuma di mekanisme kredit,” pungkas dia. (PB15)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Kamis 11 Februari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.