Inforial

Pemkab Manokwari Intervensi Bantuan Modal bagi Pelaku Usaha Mikro OAP

MANOKWARI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari telah memberikan intervensi bantuan modal bagi pelaku usaha mikro orang asli Papua (OAP) sebanyak 330 orang dan kelompok, dengan nominal masing-masing Rp10 juta.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koprasi dan UKM Manokwari, Yan Ayomi mengatakan intervensi bantuan modal tersebut diharapkan bisa meningkatkan usaha dari mikro ke kecil, lalu dari kecil ke menengah.

“Kami menggunakan alokasi dana otsus, sehingga yang mendapatkan modal usaha tersebut adalah orang asli Papua,” kata Yan Ayomi, Selasa (13/12/2022).

Ia menyebutkan dengan bantuan modal tersebut, para pelaku usaha OAP bisa mandiri dan berpenghasilan, sehingga mewarnai dinamika ekonomi di Manokwari.

“Tentunya, ekonomi kita bisa bertumbuh lebih baik dan kuat,” sebutnya.

Ia lalu mengingatkan para pelaku usaha mikro orang asli Papua yang mendapatkan modal usaha untuk memanfaatkan bantuan modal itu secara bertanggung jawab.

“Manfaatkan sebaik-baiknya untuk untuk usaha, bukan untuk kegiatan-kegiatan yang lain,” katanya.

Dikatakan, hal yang harus menjadi perhatian bersama adalah bagaimana memberdayakan orang asli Papua untuk terlibat secara langsung dan tetap eksis dalam pembangunan daerah di tengah keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Sebab itu, Ia berharap situasi perekonomian pasca pandemi bisa bangkit kembali sehingga kegiatan ekonomi bisa berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi semua masyarakat.

“Tentu berhasil tidaknya upaya ini bukan hanya dari tangan pemerintah, melainkan juga dari tangan para pelaku usaha mikro dan kecil yang menerima bantuan modal,” ucapnya.

Bupati Manokwari Hermus Indou berpesan melalui Kadis Perindagkop dan UKM bahwa bantuan tersebut menjadi transformasi ekonomi terutama bagi para pelaku usaha ekonomi mikro orang asli Papua.

“Secara mekanisme dan syarat penyaluran nya seperti dana desa. Untuk penarikan nya harus memiliki rincian yang di ajukan kemudian dilakukan analisa pengajuannya,” katanya.

Ia menegaskan bahwa tahun 2023 jika cash flow berjalan dengan baik artinya ada perputaran dalam rekening, maka akan menjadi acuan untuk mendapatkan bantuan kembali. (PB19)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.