Inforial

Pengumpulan Dana Bencana Wajib Kantongi Izin

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Aksi pengumpulan dana bantuan bencana alam diminta wajib mengantongi izin dari pemerintah daerah. Hal ini mencegah praktek penyalahgunaan bantuan kemanusiaan.

Kepala Badan Penanggulangan  Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua Barat, Derek Ampnir mengatakan pengumpulan dana bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam oleh lembaga atau organisasi masyarakat wajib mendapatkan izin dari pemerintah melalui BPBD kabupaten/kota di Papua Barat.

“Setiap aksi pengumpulan dana harus memiliki izin jika tidak ada izin dari BPBD maka aksi pengumpulan tersebut ilegal,” ujarnya saat dikonfirmasi Papua Barat News di Manokwari, Rabu (27/1/2021).

Derek mengungkapkan setiap organisasi masyarakat yang hendak melakukan aksi pengumpulan dana di jalan wajib melapor ke BPBD. Menurutnya kewajiban melapor ke BPBD telah diatur dalam peraturan daerah Penanganan Bencana Nomor 13 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Penanganan Bencana Daerah. Dasar hukum penanganan bencana tidak dapat dilakukan secara sepihak tanpa mendapatkan persetujuan pemerintah.

“Kita amati banyak yang turun kumpul dana tanpa izin resmi,” terangnya.

Diakuinya kesadaran masyarakat melapor kegiatan pengumpulan dana masih rendah. Padahal kata dia, izin dan rekomendasi dari pemerintah daerah menjadi syarat melakukan pemungutan dana. Sehingga masyarakat yang memberikan bantuan dana tunai memiliki jaminan.

“Harus ada izin karena dana yang dikumpulkan berasal dari masyarakat sehingga harus dapat dipertanggungjawabkan,” tambah Derek.

BPBD wajib mengetahui organisasi atau lembaga yang melakukan aksi pengumpulan dana. Berapa lama waktu pengumpulan dana di lakukan dan penyaluran dana bantuan yang terkumpul kepada korban bencana alam harus jelas sehingga penyaluran bantuan tepat sasaran. Hal ini juga untuk menghindari penyelewengan dana.

“Upaya penyadaran masyarakat terus kami lakukan agar dipatuhi oleh kelompok masyarakat yang hendak melakukan aksi penggalangan dana,” pungkasnya. (PB22)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Kamis 28 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.