Inforial

Provinsi Papua Barat Daya Diresmikan Hari Ini

MANOKWARI – Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia akan meresmikan Provinsi Papua Barat Daya sekaligus melantik Penjabat Gubernur Papua Barat Daya pada hari ini, Jumat (9/12/22). Peresmian dan pelantikan Pj Gubernur Papua Barat Daya dijadwalkan dilaksanakan pada Jumat, 9 Desember 2022, pukul 13.30 WIB, bertempat di Sasana Bhakti Praja Gedung C Lantai 3 Jl. Medan Merdeka Utara No 7, Jakarta Pusat.

Diketahui, DPR RI telah resmi mengesahkan Provinsi Papua Barat Daya sebagai daerah otonom baru (DOB) di Tanah Papua. Pengesahan itu dilaksanakan dalam sidang paripurna DPR RI di Jakarta, sekira pukul 13.10 WIT, Kamis (17/11/2022) lalu.

Adapun Ibu Kota Papua Barat Daya adalah Kota Sorong. Sementara cakupan wilayah Provinsi Papua Barat Daya terdiri dari lima kabupaten dan satu kota, yakni: Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Raja Ampat, Maybrat, Tambrauw, dan Kota Sorong.

Sebelumnya sudah ada kepastian terkait Kantor Gubernur Provinsi Papua Barat Daya (PBD) pasca pengesahan Daerah Otonomi Baru (DOB) yang dilakukan DPR RI, pada Kamis (17/11/2022) lalu.

Nantinya, Kantor Gubernur Papua Barat Daya akan berkedudukan di kompleks perkantoran Wali Kota Sorong. Saat ini, Kompleks Perkantoran Kantor Wali Kota Sorong berada di Kelurahan Remu Utara, Distrik Sorong, Kota Sorong.

Kantor itu berada persis di samping lapangan apel dan berhadapan dengan Gedung Lambertus Jitmau. Kantor berlantai dua itu sebelumnya digunakan sebagai gedung Sekretariat Tim Percepatan Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya yang diketuai Lambertus Jitmau.

Penjabat Gubernur Papua Barat Daya

Dalam kesempatan ini, akan dilaksanakan juga pelantikan Muhammad Musa’ad sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat Daya. Musa’ad yang lahir di Fakfak 22 Juli 1965, saat ini menjabat sebagai Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Papua.

Muhammad Musa’ad menempuh pendidikan Sekolah Dasar (SD) di Yapis Fak-Fak pada tahun 1975, kemudian masuk di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Fak-Fak tahun 1982, dan Sekolah Menengah Atas Negeri 416 Fak-Fak tahun 1985.

Musa’ad juga menempuh pendidikan Strata Satu (S1) di kampus Universitas Hassanudin Makassar, pada Fakultas fisip ilmu pemerintahan sejak tahun 1990. Setelah itu ia melanjutkan studi Pascasarjana (S2) pada administrasi pembangunan PPS UNHAS Makassar tahun 1998. Kemudian masuk Pascasarjana (S3) ilmu sosial atau ilmu pemerintahan PPS UNPAD Bandung pada tahun 2009.

Setelah menyelesaikan studinya Musa’ad tak henti-hentinya belajar dan mencari pengalaman, terbukti dirinya memiliki begitu banyak riwayat jabatan yang sungguh luar biasa, pada tahun 2013 Muhammad Musa’ad pernah menjabat sebagai kepala Badan Perencanaan Pembangunan (BAPPEDA) Provinsi Papua.

Musa’ad juga pernah menjabat sebagai Asisten Deputi Kepemimpinan Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia terhitung sejak Januari hingga Mei tahun 2013. Selanjutnya ia juga pernah menjabat sebagai Plt. Asisten Deputi Kepeloporan Pemuda, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia sejak tahun 2011 hingga 2013.

Tak hanya itu, Musa’ad juga pernah menjabat sebagai kepala Pusat Kajian Demokrasi (Democratis Center) Uncen tahun 2002 hingga 2011. Dan pernah menjabat anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, tahun 2003 hingga 2005.

Dari berbagai lini lelaki kelahiran Fak-Fak ini juga, pernah menjadi pembantu Dekan I (bidang akademik) FISIP UNCEN pada tahun 2002 hingga 2003, selain itu Muhammad Musa’ad juga menjadi dosen tetap FISIP UNCEN Jayapura sejak tahun 1994 hingga sekarang.

Musa’ad juga pernah menjadi staf pengajar program Pasca Sarjana UNCEN dan Magister Keuntungan Daerah (MKD) atas kerjasama UNCEN dan UNHAS. Juga menjadi staf pengajar program Pasca Sarjana UNCEN dan Magister Administrasi Publik (MAP) kerjasama UNCEN dan UGM.

Musa’ad juga pernah menjadi staf pengajar program Magister Manajemen (MM) atas kerjasama UNCEN dan UNHAS. Setelah itu ia juga menjadi staf pengajar program Pasca Sarjana UNCEN, dan pernah menjadi dosen luar biasa STISIPOL SILAS PAPARE Jayapura terhitung sejak tahun 1993 hingga 2003.

Masih banyak lagi riwayat jabatan yang telah diisi oleh pejabat gubernur Provinsi Papua Barat Daya yang akan dilantik. Tentu saja dengan banyaknya pengalaman ia dipercaya untuk menduduki jabatan tersebut. (PBN)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.