Inforial

Reorientasi bagi CPNS dan P3K Balitbangda Papua Barat

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Papua Barat menggelar pelatihan dan reorientasi bagi 8 orang pegawai baru di lingkungan Balitbangda. Pelatihan dilaksanakan pada 14-15 Januari 2021 di Manokwari.

Selama pembekalan para peserta menerima sejumlah materi utama, yaitu: pertama, ekonomi dan pembangunan. Kedua, sosial dan pemerintahan, dan ketiga, bidang pembinaan masyarakat daerah. Ketiga aspek ini mengacu pada visi Gubernur Papua Barat yang melekat dalam tugas pokok Balitbangda. Tugas pokok tersebut yakni melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat, Charlie Heatubun mengatakan, Balitbangda merupakan lembaga akademis di lingkungan pemerintah yang bertugas melakukan kajian akademik, peneliti ilmiah, serta menganalisis kebijakan. Sehingga dapat memberikan masukan dan rekomendasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya dan terutama kepada Bappeda terkait data dan informasi yang dibutuhkan dalam menyusun rencana dan kebijakan pembangunan daerah.

“Balitbangda harus menjadi mitra penting OPD dan Bappeda dalam memberikan data dan informasi yang penting dalam rangka penyusunan program pembangunan,” ujarnya.

Charlie menyebutkan sekalipun ada kebijakan deeselonisasi yang akan diterapkan oleh pemerintah pusat sampai ke daerah. Pejabat eselon II akan memimpin sebuah OPD sementara eselon III ada jika, Balitbangda memiliki Unit Pembantu Teknis (UPT) sehingga dapat ditempatkan satu tenaga eselon III. Namun demikian, kata dia, Balitbangda tetap harus menyiapkan tenaga ahli fungsional di beberapa bidang sentral seperti, peneliti, perekayasa, analis kebijakan, perencanaan dan keuangan.

“Mulai dari sekarang kita harus menyiapkan tenaga fungsional profesional sehingga kinerja Balitbangda makin kuat di Papua Barat,” papar penerima Adhigana Award tahun 2020 sebagai ASN terbaik di Indonesia.

Ia mengajak seluruh pegawai termasuk CPNS dan P3K yang telah bergabung dengannya di Balitbangda untuk bekerja maksimal dan mengutamakan kejujuran. Bagi dia, kejujuran merupakan syarat seseorang bekerja di Balitbangda karena sebagai lembaga penelitian nilai kejujuran sangat penting. Sehingga pada akhirnya seluruh karya hasil kerja kita di dalam lembaga dapat bermanfaat bagi daerah dan masyarakat umum di Papua Barat.

“Bekerjalah dengan jujur di sini, bila tidakĀ  mampu maka jangan bekerja di Balitbangda,” pungkasnya. (PB22)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 18 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.