Inforial

Sekda Tegaskan Tidak Boleh Ada Kasus Perundungan di Sekolah

MANOKWARI – Pasca hebohnya dugaan kasus perundungan di SD Negeri 35 Sanggeng beberapa waktu lalu, Pemerintah Manokwari tengah serius melakukan langkah pencegahan agar kasus serupa tidak kembali terjadi di sekolah.

Sekda Manokwari Henri Sembiring mengatakan telah melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Manokwari, Kabid Bidang TK/Paud, SD dan SMP serta para pengawas. Ia menuturkan, dalam pertemuan itu semua pihak berkomitmen untuk mecegah terjadinya kasus perudungan di lingkungan sekolah yang ada di Manokwari.

“Harus ada pencegahan, agar tidak ada kejadian perundungan. Itu yang saya ucapkan kepada mereka,” kata Sembiring.

Ia menyebutkan bahwa Dinas Pendidikan Manokwari harus menyampaikan kepada setiap kepala sekolah untuk melakukan sosialisasi kepada siswa-siswa pada setiap kegiatan upacara bendera. Itu merupakan salah satu langkah dalam mencegah terjadinya perundungan di sekolah. “Pihak sekolah harus menjelaskan dengan tegas bahwa ada sanksi terhadap pelaku perundungan,” sebutnya.

Selain itu, kata dia, pihak sekolah juga melakukan sosialisasi kepada para orang tua siswa. Orang tua siswa juga memiliki peran dalam mencegah perundungan di sekolah. “Orang tua siswa harus membekali anak-anaknya bentuk-bentuk perundungan. Baik itu fisik maupun non fisik,” ucap Sembiring.

Pemerintah Kabupaten Manokwari, lanjut Sembiring akan terus melakukan monitoring dan evaluasi langkah-langkah dari sekolah dalam pencegahan terjadinya perundungan. “Kinerja akan dievaluasi, sehingga tidak ada kasus serupa,” pungkasnya. (PB19)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.