Inforial

TNI/Polri Gencar  Sosialisasikan  Prokes di Papua Barat

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Komitmen membangun kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) menjadi agenda utama TNI/Polri dalam mendukung seluruh agenda negara di tengah pandemi Covid-19. Sosialisasi serta komunikasi terus menerus kepada masyarakat diharapkan menjadi salah satu hal yang penting dalam menekan peningkatan jumlah kasus positif di Papua Barat.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen I Nyoman Cantiasa mengatakan, fakta yang terjadi di lapangan masih banyak pelanggaran terkait kedisiplinan menggunakan protokol kesehatan. Hal ini menunjukan rendahnya tingkat kesadaran masyarakat tentang bahaya virus Covid-19.

“Pembinaan,  pendampingan dan pengawasan serta edukasi kepada warga tentang bahaya Covid-19 harus terus dilakukan,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media usai perayaan HUT TNI ke-75 di Makodam, Manokwari, Senin (5/10/2020).

Pangdam menyebutkan, tingginya mobilitas warga di Papua Barat dengan lemahnya pendisiplinan protokol kesehatan menjadi cerminan peningkatan kasus positif Covid-19 dari hari ke hari.

“Jumlah korban Covid-19 di dunia hampir sama dengan korban perang, karena itu masyarakat harus patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” paparnya.

Kodam telah mengambil kebijakan pembatasan akses bagi keluarga prajurit yang berprofesi sebagai tenaga medis dengan memasang bendera di depan rumah sebagai tanda ada anggota keluarga berprofesi sebagai tenaga medis di rumah sakit.

“Upaya pembatasan di jajaran prajurit juga dilakukan dengan membatasi aktifitas wara – wiri di pasar untuk belanja. Sebisa mungkin kita sediakan semua di dalam Kodam,” tandasnya.

Pihaknya berharap dengan sosialisasi dan edukasi kepada warga baik di kota maupun di pedalaman akan membawa perubahan perilaku warga tentang bahaya virus Corona.

“Orang tidak harus menutup warung makan atau berjualan di pasar tetapi ia harus mengerti apa itu protokol kesehatan,” ujarnya.

3 M vaksin ampuh lawan Covid-19

Sinergitas dan kerja sama TNI dan Polri mendisiplinkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan terus dilakukan agar dapat menerapkan 3 M, yakni menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak aman.

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing, mengatakan, kesadaran melaksanakan protokol kesehatan diakui menjadi salah satu anti virus yang ampuh melawan pandemi Covid-19.

“Vaksin yang ampuh saat ini ialah memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, 3M adalah vaksin yang tepat,” ujarnya Kapolda.

Upaya membangun kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan telah di lakukan oleh Polri bersama TNI. Karena, keselamatan masyarakat di Papua Barat menjadi prioritas utama dalam seluruh pelaksanaan pembangunan dan program pemerintah.

“Keselamatan masyarakat adalah hukum yang paling tertinggi, karena itu jika ada demo atau unjuk rasa tidak kami izinkan,” paparnya.

Pihaknya menepis tudingan mempolitisir Covid-19 ke arah politik. Saat ini seluruh negara di dunia termasuk Indonesia sedang berjuang keras keluar dari badai Covid-19. Karena itu dirinya menegaskan, ketika ada kelompok/elemen yang berusaha menciptakan isu perpecahan maka akan ditindak tegas.

“Karena itu masyarakat harus membantu aparat melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” pungkasnya. (PB22)

**Artikel ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 6 Oktober 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.