Inforial

Warga Bintuni Diajak Lindungi Hutan

MANOKWARI, PB News – Provinsi Papua Barat dengan luas wilayah 140.376 kilometer persegi memiliki  kekayaan alam dan keanekaragaman ekosistem yang melimpah. Mekanisme pengelolaan kekayaan sumber daya alam (SDA) di daerah setempat harus dilakukan secara optimal, sistematis dan berkelanjutan (suistanable). Sehingga, dapat berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan upaya pengembangan ekonomi kreatif masyarakat lokal bisa diaplikasikan. Untuk itu, Gubernur Dominggus Mandacan mengajak masyarakat di Kabupaten Teluk Bintuni menjaga serta melestarikan hutan, guna mencegah tindakan ekspansi bisnis yang dapat merusak ekosistem alam.

“Papua Barat sebagai provinsi konservasi, harus dijaga dan dilestarikan hutannya untuk anak cucu di masa yang akan datang,” ujar Dominggus, Sabtu (6/5/2018).

Pelestarian hutan, lanjut dia, bisa menghindari terjadinya banjir ataupun longsor akibat dari tindakan para oknum yang melakukan penebangan pohon.

Selain itu, rencana pengembangan daerah dengan mendatangkan investor harus melewati mekanisme musyawarah adat, sehingga mendapatkan izin adat dari pemilik hak ulayat.

“Jika ada ivestor membuka lahan, harus mengajak masyarakat untuk duduk bersama mencari solusi sesuai dengan peraturanya.

Perlunya dan pentingnya pengawasan dari pihak pemerintah dan penegasan tentang hukum pembalakan hutan dapat menanggulangi adanya pelanggaran tersebut. Kemiskinan dan ketidakadilan bagi masyarakat di dareah pinggiran yang hidup disekitaran hutan seringkali membuat masyarakatnya menghalalkan segala cara untuk melengkapi kebutuhan hidup.  Oleh karena itu, perlunya penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga hutan agar terhindar dari bencana alam. (PB14)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.