Lintas Papua

Belum Divaksin, Dua Warga Papua Meninggal akibat Covid-19

JAYAPURA  – Dua orang meninggal akibat Covid-19 di Kota Jayapura, Papua, Rabu (9/2/2022). Dalam kejadian perdana pada 2022 ini, keduanya belum menerima vaksinasi.

Data Satuan Tugas Pencegahan, Pengendalian, dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua menyebutkan, dua orang itu berusia 54 tahun dan 60 tahun. Keduanya memiliki komorbid sehingga memperparah kondisi mereka saat perawatan di Rumah Sakit Abepura.

”Pasien memiliki kencing manis serta gangguan ginjal dan jantung. Keduanya belum mendapatkan vaksin Covid-19,” kata juru bicara Satgas Pencegahan, Pengendalian, dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Silwanus Sumule di Jayapura, Rabu (9/2/2022).

Setelah tanpa kasus aktif di akhir tahun 2021, Covid-19 kembali meningkat sejak pertengahan Januari hingga awal Februari 2022. Jumlahnya mencapai 1.098 orang yang tersebar di 10 daerah.

Daerah dengan kasus Covid-19 adalah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kepulauan Yapen, Jayawijaya, Mimika, dan Kabupaten Merauke. Selain itu, ada Kabupaten Mappi, Asmat, Boven Digoel, dan Kabupaten Nabire.

”Kami meminta masyarakat jangan kendur menjaga protokol kesehatan. Semua rumah sakit juga harus bersiaga dan menyiapkan ruang isolasi untuk mengantisipasi lonjakan pasien terpapar Covid,” tambah Silwanus.

Kepala Polda Papua Inspektur Jenderal Mathius D Fakhiri menyatakan, akan bekerja sama dengan Satgas Covid-19 di kota/kabupaten untuk menindak pelanggar protokol kesehatan di pusat perbelanjaan, pasar, dan tempat wisata.

Pihaknya juga akan mengusulkan penghentian untuk sementara tranportasi laut. Selain itu, Mathius telah menginstruksikan kepala polres di semua daerah untuk meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19.

Terdapat di lima kabupaten yang sama sekali belum menyentuh angka 5 persen untuk dosis pertama dan kedua hingga Senin kemarin. Lima daerah ini adalah Lanny Jaya, Puncak Jaya, Paniai, Yahukimo dan Tolikara. Khusus Paniai, cakupan vaksinasi bahkan baru mencapai 2 persen.

Sejauh ini, vaksinasi di Papua adalah yang terendah di seluruh Indonesia. Total cakupan vaksinasi dosis pertama baru 30,68 persen, dosis kedua 22,23 persen, dan dosis ketiga 0,56 persen.

”Papua menjadi provinsi dengan cakupan vaksinasi terendah. Kami akan meningkatkan vaksinasi demi mencegah warga yang dirawat di rumah sakit karena terpapar Covid-19,” papar Mathius. (KOM)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.