Lintas Papua

Disdik Papua Barat Daya Gelar Cerdas Cermat Tingkat SMP dan SMA

SORONG – Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Daya (PBD) menguji kemampuan berpikir siswa tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) melalui lomba cerdas cermat tingkat provinsi di Gedung LJ Kompleks Perkantoran Wali Kota Sorong, Kamis (24/8/2023).

Kepala Dinas Pendidikan PBD Adrian Howay menjelaskan lomba ini penting guna menguji kemampuan berpikir kritis dan tajam anak SMP dan SMA dalam menjawab suatu soal.

“Ini salah satu bentuk pendidikan bagaimana kita menerapkan metode interaksi siswa dalam menjawab soal-soal yang diberikan, sehingga kemampuan berpikir dalam menganalisa itu terbentuk,” katanya dilansir Antara.

Selain itu, kata dia, lomba ini salah satu cara membentuk sikap percaya diri siswa ketika harus tampil dan menjawab soal-soal di tingkat nasional.

Ia menjelaskan sebenarnya peserta lomba ini terdiri atas tingkat SMP dan SMA berasal dari enam kabupaten dan kota di daerah itu, namun yang hadir hanya 30 peserta utusan dari Kabupaten Sorong dan Kota Sorong.

Pemilihan wawasan kebangsaan sebagai materi lomba, katanya, untuk meningkatkan pengetahuan anak didik tentang empat konsensus dasar kebangsaan, meningkatkan nasionalisme terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memahami identitas nasional dan jati diri bangsa, memahami pendidikan Pancasila serta pendidikan karakter.

“Sengaja kita sajikan materi lomba tentang wawasan kebangsaan karena rangkaian ini masih menyangkut HUT ke-78 RI, sehingga siswa diarahkan untuk mengetahui lebih dalam soal wawasan kebangsaan itu,” kata Adrian.

Menurut dia, lomba cerdas cermat bukan semata-mata menguji kemampuan siswa, akan tetapi lebih dari itu merupakan suatu bentuk upaya pemerintah meningkatkan mutu pendidikan di daerah setempat.

“Ini terarah kepada penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap untuk bersaing secara rasional di bidang pendidikan,” kata dia.

Hal ini, kata dia, sejalan dengan program prioritas Gubernur Papua Barat Daya, yakni peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas. Program itu disebut Program Beasiswa Smas yang dijabarkan melalui setiap program strategis di enam kabupaten dan kota hingga ke tingkat satuan pendidikan.

“Supaya target pemerintah menyiapkan sumber daya manusia berkualitas bisa terwujud,” kata dia.

Ia berharap, kegiatan serupa dikemas secara lebih baik pada masa mendatang sehingga mutualisme pendidikan dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia berkualitas terwujud secara nyata.

“Maka ke depan, wajib bagi satuan pendidikan di enam kabupaten dan kota harus mengambil bagian dalam kegiatan seperti ini supaya sumber daya manusia itu secara bersama-sama terwujud,” kata Adrian. (MAR)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.