Lintas Papua

Ditlantas Polda Papua Barat Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara

MANOKWARI – Dalam rangka memperingati hari jadi ke-67 Lalu Lintas Bhayangkara, Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Papua Barat menggelar acara syukuran bertempat di Gedung Arfak Mapolda Papua Barat, Manokwari, Kamis (22/9/2022).

Pada acara syukuran tersebut, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga memberikan penghargaan kepada tiga polisi lalu lintas, Jasa Raharja Papua Barat dan PWI Papua Barat serta mengukuhkan Polisi Cilik Angkatan IV.

Sejumlah rangkaian kegiatan sebelumnya sudah dilaksanakan Ditlantas Polda Papua Barat bersama jajaran Polres di Papua Barat. Seperti anjangsana bersama tokoh agama, pemberian bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak penyesuaian harga BBM dan sejumlah kegiatan lainnya.

Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Raydian Kokrosono mengatakan meski terkendala dengan pandemi Covid-19, Dirlantas Polda Papua Barat masih bisa mempertahankan dan mengukir sejumlah prestasi. Salah satunya adalah pelaksanaan penegakan hukum yang Presisi melalui tilang elektronik (ETLE).

“Hal ini mendapatkan respon yang positif dari masyarakat, sehingga terdapat peningkatan tertib berlalulintas, khususnya di kota Manokwari,” ujarnya.

Selain penindakan tilang elektronik, lanjut Raydian, Samsat Manokwari juga telah memberikan pelayanan prima dan telah mendapatkan penghargaan dari Kementerian PAN-RB. Polres Sorong mendapatkan Juara I Tertib lalu lintas di Kampung Malasom, Aimas. Polres Fakfak memperoleh penghargaan Juara II dalam pelaksanaan aplikasi Data Laka lantas.

“Selain itu ada peningkatan layanan sarpras Polres Manokwari selama setahun ini. Kami menilai itu sudah sangat maksimal, dan juga sudah dinilai oleh Ombudsman dan Kementerian PAN-RB. Sehingga sudah layak jika Polres Manokwari naik tipe menjadi Polresta Manokwari,” sebutnya.

Raydian menyebutkan Ditlantas Polda Papua Barat selalu menciptakan agen-agen tertib lalu lintas di tengah masyarakat.

“Hal ini untuk bentuk contoh kepada masyarakat tentang budaya tertib lalu lintas,” sebutnya.

Ia menuturkan kegiatan pendidikan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Salah satunya dengan memberikan inovasi, jiwa disiplin, dan wawasan tertib lalu lintas di kalangan usia dini.

“Kita perlu memberikan pemahaman akan tertib berlalu lintas sejak dini,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga mengatakan 67 tahun Polisi Lalu lintas merupakan usia yang sudah matang. Lalu lintas terus berbenah diri melakukan perubahan-perubahan baik secara pelayanan maupun sistem. “Kita bisa menyaksikan dan merakan perubahan tersebut,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa dampak dari perubahan tersebut, tentu masyarakat bisa merasakan keteraturan lalu lintas sekarang ini dan sudah mengalami kemajuan yang didukung dengan sistem-sistem elektronik.

“Saya mendapatkan laporan bahwa kecelakaan, jumlah pelanggaran terus mengalami perbaikan sehingga jumlah kecelakaannya menurun,” ungkapnya.

Ia mengakui jumlah pelanggaran mengalami peningkatan yang artinya sistem elektronik yang diaplikasikan selama ini berjalan dengan baik. “Setiap pelanggaran dibukukan dan dicatat kemudian dilakukan penindakan secara elektronik sehingga masyarakat tidak bisa mengelak,” katanya.

Ia berpikir bahwa masih banyak lagi inovasi yang akan diberikan lalu lintas mengenai kecelakaan, pengusutan dan sebagainya. RTMC Polda Papua Barat juga sudah berjalan dengan baik.

“Kegiatan pemantauan secara fisik mereka turun dilapangan untuk melakukan kegiatan penindakan dan pengaturan lalu lintas,” pungkasnya. (PB19)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.